Pesan Perubahan Media, Kartunis Semarang Menang Lomba Internasional di Turki

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Kartunis muda Semarang, Abdul Arif memenangi lomba kartun internasional bertajuk “5th KalDer Bursa International Cartoon Contest, Turkey”.

“Alhamdulillah, ini penghargaan internasional pertama saya selama tujuh tahun menggeluti seni kartun,” kata Arif yang juga Ketua Gold Pencil Indonesia itu di Semarang, Selasa (13/2).

Pria kelahiran Kudus, 11 Mei 1989 itu meraih penghargaan dengan titel “First Prize” pada lomba kartun internasional yang diikuti 262 kartunis dari 43 negara tersebut.

Total ada 697 karya kartun yang dikirimkan peserta untuk lomba kartun internasional bertema “Managing Transformation” itu, sementara Arif mengirimkan dua karya.

“Pada 22 Januari 2018, KalDer Bursa merilis 112 karya yang masuk nominasi. Karya itu telah melewati penjurian awal. Satu karya yang saya kirimkan masuk nominasi,” katanya.

Mengenai karyanya, ia menjelaskan sebenarnya merupakan visualisasi transformasi media cetak ke digital dengan gambar seorang ayah didampingi anaknya sedang menata buku.

Buku-buku itu terlihat menumpuk memenuhi ruangan yang kemudian disusun dalam rak yang berbentuk gawai, kata pria yang mulai belajar menggambar kartun sejak tahun 2000 itu.

“Kartun yang menang itu saya beri judul ‘Transformation’. Sama dengan tema yang diusung. Yang lagi tren memang isu media digital. Saya tertarik membuat kartun dengan isu itu,” katanya.

Bagi mahasiswa Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu, penghargaan itu sangat berarti karena bisa menembus skala internasional.

“Tahun lalu, karya saya hanya mentok sebagai finalis di (pada lomba, red.) Korea, China, Luksemburg, Tunisia, dan Turki. Alhamdulillah, sekarang bisa menang,” kenangnya.

Arif sekarang ini aktif belajar kartun bersama sejumlah kartunis yang tergabung dalam Gold Pencil Indonesia yang merupakan lembaga pengembangan dan kajian kartun.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi saya agar lebih giat belajar lagi. Buat teman-teman kartunis di Semarang, saya dorong terus semangat dalam menggambar,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER