Walau Banyak Dikritik, Jaksa Agung Dukung Penundaan Sidang Ahok

16
551
Jaksa Agung HM Prasetyo (putih). Jaksa Agung Muda Intelejen Adi Toegarisman
Jaksa Agung, HM Prasetyo (kemeja putih), Jampidsus M Adi Toegarisman. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Walau banyak mendapat kritik, permintaan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal M Iriawan, yang meminta penundaan sidang lanjutan kasus penodaan agama Islam yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), justru mendapat dukungan dari Jaksa Agung HM Prasetyo.

“Saya bisa menerima dan membenarkan apa yang diharapkan kepolisian supaya sidang itu bisa dijadwal ulang karena sudah mendekati masa-masa tenang untuk pelaksanaan pilkada putaran kedua,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo kepada media di Jakarta, Jumat (7/4).

Prasteyo juga membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan tembusan surat yang ditujukan Kapolda Metro Jaya ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara tersebut.

Menurut Prasetyo, tampaknya Kapolda melihat ada dinamika menjelang Pilkada Jakarta putaran dua yang perlu diantisipasi. Sehinga Polisi perlu membuat surat permintaan penundaan kepada Pengadilan dan Hakim yang menyidangkan kasus tersebut. Hal yang sama dilakukan Polisi dengan menunda pemeriksaan terhadap Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Namun Prasetyo sepakat bahwa permintaan semacam itu tidak bisa dilakukan diluar persidangan. “Permintaan itu harus dilakukan (dalam) persidangan,” katanya.

Sebagaimana diketahui Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan berkirim surat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara untuk meminta agar sidang lanjutan terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditunda hingga Pilkada putaran kedua selesai.

 

EDITOR: Harun S

 

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...