Walau Banyak Dikritik, Jaksa Agung Dukung Penundaan Sidang Ahok


JAKARTA – Walau banyak mendapat kritik, permintaan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal M Iriawan, yang meminta penundaan sidang lanjutan kasus penodaan agama Islam yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), justru mendapat dukungan dari Jaksa Agung HM Prasetyo.

“Saya bisa menerima dan membenarkan apa yang diharapkan kepolisian supaya sidang itu bisa dijadwal ulang karena sudah mendekati masa-masa tenang untuk pelaksanaan pilkada putaran kedua,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo kepada media di Jakarta, Jumat (7/4).

Prasteyo juga membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan tembusan surat yang ditujukan Kapolda Metro Jaya ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara tersebut.

Menurut Prasetyo, tampaknya Kapolda melihat ada dinamika menjelang Pilkada Jakarta putaran dua yang perlu diantisipasi. Sehinga Polisi perlu membuat surat permintaan penundaan kepada Pengadilan dan Hakim yang menyidangkan kasus tersebut. Hal yang sama dilakukan Polisi dengan menunda pemeriksaan terhadap Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Namun Prasetyo sepakat bahwa permintaan semacam itu tidak bisa dilakukan diluar persidangan. “Permintaan itu harus dilakukan (dalam) persidangan,” katanya.

Sebagaimana diketahui Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan berkirim surat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara untuk meminta agar sidang lanjutan terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditunda hingga Pilkada putaran kedua selesai.

 

EDITOR: Harun S

 

16 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

KAHMI untuk NKRI

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close