Terkait Imbauan Jokowi Berbaju Putih ke TPS, TKN: Tidak Melanggar Asas Pemilu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Beredar sebuah foto tulisan bertandatangan calon Presiden nomor urut 01, Jokowi yang mengimbau pendukungnya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dihari pemilihan pada tanggal 17 April dengan menggunakan baju putih.

Foto yang diunggah aktivis Fadjroel Rachman di akun instagramnya yang beralamat di @fadjroelrachman beredar luas di media sosial.

Beberapa pihak menganggap imbauan tersebut telah melanggar asas Pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia (Luber). Salah satunya adalah mantan Sekmen BUMN, Said Didu.

“Bpk Presiden @jokowi yth, jika ini betul tulisan Bpk ada baiknya Bpk pelajari azas pemilu yaitu Langsung, umum, bebas dan rahasia. Krn rahasia tdk boleh ada simbol2 apapun di TPS – kok ini malah Bpk suruh rakyat menggunakan simbol. Mhn Bpk jangan jadi pembunuh demokrasi,” tulis Said Didu lewat akun twitternya @saididu, Selasa (26/3).

TKN Nilai Imbauan Jokowi Tak Langgar Asas Pemilu

Jokowi saat kampanye di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Selasa (26/3/2019). (foto:istimewa)

Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Ridlwan Habib mengatakan imbauan capres Joko Widodo agar pendukungnya berbaju putih saat ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April nanti wajar dan tidak melanggar asas Pemilu.

“Baju warna putih tanpa angka atau gambar bukan peraga kampanye, sah dan boleh dipakai ke TPS,” ujar Ridlwan Habib di Jakarta dikutip dari Antara, Kamis (28/3).

Menurut Ridlwan, ajakan berbaju warna putih itu justru menyemangati para pendukung Jokowi-Ma’ruf. “Jadi teringat terus karena di surat suara Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf memakai baju warna putih, ” ujarnya.

Secara berkelakar, Ridlwan menyebut TPS sebagai singkatan dari “Tusuk Putih Saja”.

Ridlwan meyakini imbauan Jokowi itu akan ditaati oleh jutaan pemilihnya di Indonesia.

“Kita akan melihat nanti, 17 April, TPS seluruh Indonesia memutih, warga antusias memilih yang baju putih. Tusuk putih saja, TPS, ” tuturnya.

Dalam beberapa kesempatan kampanye terbuka, seperti di Dumai, Riau dan Balikpapan, Kalimantan Timur, Jokowi juga mengimbau agar pendukungnya berbaju putih ke TPS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.