close

Soal Pertemuan dengan Prabowo, MenPAN RB Tegaskan UAS Tidak Langgar Netralitas ASN

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Syafruddin menegaskan bahwa ustadz Abdul Somad (UAS) tidak melanggar aturan netralitas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diatur di Undang Undang ASN, terkait pertemuan UAS dengan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto pada masa Kampanye Pilpres 2019, Kamis 11 April 2019 yang lalu.

Hal itu disampaikan Syafruddin untuk membantah pernyataan asisten deputi Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM KemenPAN-RB, Bambang Dayanto Sumarsono yang pada Jumat, 12 April yang lalu menyebut UAS telah melanggar aturan netralitas ASN.

“Saya tegaskan lagi, pernyataan staf KemenPAN-RB (soal UAS) bukan pendapat resmi kami,” kata Menteri Syafruddin dalam jumpa pers di Kementerian PAN RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Ditegaskan Syafruddin bahwa yang dapat memberikan pendapat atas suatu perkara di Kementerian atau Lembaga Negara (K/L) adalah menteri atau SesmenPAN-RB dan deputi.


“Jadi pendapat yang kemarin tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegas MenPAN RB.

Manpan RB juga memastikan bawah tidak ada sanksi apapun yang akan dijatuhkan kepada ustadz Somad. Bahkan, tegasnya, tidak ada dari Kemneterian PAN RB maupun Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang akan menindak lanjuti.

“Saya bantah semuanya dan itu bukan sikap resmi KemenPAN-RB,” ujarnya.

Disampaikan juga oleh Syafruddin, bahwa sengaja hal tersebut baru disampaikan sekarang demi menjaga kondusivitas pemilu.

“Sekarang kan sudah selesai jadi bisa diungkapkan sikap resmi kami,” tukasnya.

Sebelumnya, asisten deputi Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM KemenPAN-RB, Bambang Dayanto Sumarsono mengatakan bahwa ustadz Somad akan disanksi karena melanggar aturan netralitas PNS dan kode etik PNS yang diatur di PP 42 Tahun 2004.

Bambang beralasan pertemuan dengan Prabowo yang dilakukan ustadz Somad disaksikan jutaan mata karena disiarkan langsung TV Swasta nasional. Hal itu katanya dapat mempengaruhi para pemilih, terlepas profesi UAS yang juga ulama.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Masyarakat Diimbau Sampaikan Aspirasi Harus Sesuai Aturan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot...

Tidak Terjadi Kebakaran di Gedung Bawaslu RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan mengonfirmasi tidak...

188 Korban Aksi 22 Mei Dirawat di RS Budi Kemuliaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rumah Sakit Budi Kemuliaan di Jakarta...

Kronologis Penyerangan Aparat Terhadap Tim Medis Dompet Dhuafa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim Medis Dompet Dhuafa mengalami perlakuan...

Usai Kericuhan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot...

Kerusuhan Pascapengumuman Pilpres, Ganjar Pranowo Sebut Ada Provokator

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyebut...

TERPOPULER

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Polisi Bersama Ulama FPI Halau Massa Perusuh Yang Terbukti dari Luar Petamburan

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi

Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi di Bawaslu

Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. "Masya Allah, hidup TNI," ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama