Situng KPU Lampaui 50% di Sumatera: Unggul 2 Digit, Prabowo Makin Tak Terkejar Jokowi


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hingga hari kesepuluh pasca pencoblosan pada Rabu (17/4) yang lalu, masih terus unggul dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin di pulau Sumatera.

Pantauan SERUJI Sabtu (27/4) pukul 01.15 WIB, jumlah TPS yang sudah diinput datanya ke sistem perhitungan suara Pemilu (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari seluruh Provinsi di Sumatera rata-rata telah melampaui 50 persen.

Hanya Sumatera Utara dan Lampung yang masih di bawah 50 persen, yang lainnya sudah di atas 50 persen, bahkan sudah ada yang 100% seperti Provinsi Bengkulu.

Prabowo-Sandiaga Unggul Telak di 57,04 Persen, Jokowi-KH Ma’ruf 42,96 Persen

Hasil sementara real count scan C1 Pilpres 2019 KPU untuk pulau Sumatera, Sabtu (27/4/2019) pukul 01.15 WIB.

Prabowo-Sandiaga mampu mendulang dukungan cukup besar di pulau Sumatera sebanyak 9.916.716 suara atau sebesar 57,04 persen, unggul dua digit (14,08%) dari pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Sementara pasangan petahana, Jokowi-KH Ma’ruf Amin meraih sebanyak 7.467.457 suara atau sebesar 42,96% dari suara sah yang telah masuk.

Dari 10 Provinsi di Sumatera, Prabowo Unggul di 6 Provinsi

Hasil sementara real count scan C1 Pilpres 2019 KPU untuk pulau Sumatera, Sabtu (27/4/2019) pukul 01.15 WIB berdasar jumlah persentase suara.

Sampai Sabtu (27/4) pukul 01.15 WIB, berdasarkan pantauan SERUJI, Prabowo-Sandiaga mampu mengungguli Jokowi-KH Ma’ruf di 6 Provinsi dari 10 Provinsi yang ada di pulau Sumatera.

Prabowo-Sandiaga meraih dukungan di Provinsi Aceh (83,46%), Sumatera Barat (86,63%), Riau (59,39%), Jambi (55,99%), Sumatera Selatan (59,70%), dan Bengkulu (50,13%).

Sementara Jokowi-KH Ma’ruf untuk sementara unggul di Sumatera Utara (54,67%), Lampung (58,44%), Bangka Belitung (63,61%), dan Kepulauan Riau (55,08%).

Ranah Minang Menjadi Penyumbang Suara Terbesar Prabowo di Sumatera

Hasil sementara real count scan C1 Pilpres 2019 KPU untuk pulau Sumatera, Sabtu (27/4/2019) pukul 01.15 WIB berdasar jumlah suara yang dikumpulkan.

Provinsi Sumatera Barat atau dikenal juga sebagai Ranah Minang, menjadi penyumbang suara terbesar Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera.

Sebanyak 1.702.532 suara berhasil diraih Prabowo-Sandiaga di Ranah Minang, jauh meninggalkan Jokowi-KH Ma’ruf yang hanya memperoleh 262.858 suara dari masyarakat Sumatera Barat.

Selain Sumatera Barat, suara terbesar bagi Prabowo-Sandiaga juga disumbang Provinsi Aceh (1.241.339 suara), dan Sumatera Utara (1.602.475 suara). Namun, di Sumatera Utara Prabowo-Sandiaga masih kalah banyak mengumpulkan suara dibanding Jokowi-KH Ma’ruf yang berhasil raih 1.932.595 suara.

Berikut Table Perolehan Suara Sementara Berdasarkan Situng KPU 27 April 2019 Pukul 01.15 WIB untuk Pulau Sumatera

PROVINSIJOKOWIPRABOWOTOTALPROGRES DPTDPTJOKOWI (%)PRABOWO (%)
TOTAL7.467.4579.916.71617.384.17344,71%38.879.19542,96%57,04%
ACEH246.0901.241.3391.487.42942,21%3.523.77416,54%83,46%
SUMUT1.932.5951.602.4753.535.07036,12%9.785.75354,67%45,33%
SUMBAR262.8581.702.5321.965.39052,86%3.718.00313,37%86,63%
RIAU666.290974.5251.640.81542,47%3.863.19740,61%59,39%
JAMBI581.361739.7501.321.11153,36%2.475.65544,01%55,99%
SUMSEL1.058.1711.567.6032.625.77444,67%5.877.57540,30%59,70%
BENGKULU582.564585.5211.168.08583,49%1.399.10849,87%50,13%
LAMPUNG1.304.159927.5982.231.75736,74%6.074.13758,44%41,56%
BABEL428.287245.003673.29072,20%932.56963,61%36,39%
KEPRI405.082330.370735.45259,82%1.229.42455,08%44,92%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Najmul Akhyar

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close