Sidang Ahok: Majelis Hakim Tegur Saksi dari Polisi

0
215

Jakarta.Seruji.Com — Saat ini persidangan masih dalam pemeriksaan terhadap saksi Briptu Ahmad Hamdani (Polresta bogor) selaku pihak yang mencatat pengaduan dari pelapor Ahok.

Saksi Briptu Ahmad Hamdani pada kesaksiannya sempat ditegur oleh Majelis Hakim karena tidak tegas dalam menjawab pertanyaan soal pencatatan tanggal pelapor saat menyaksikan video Ahok.

Pada pertanyaan Majelis hakim kepada Briptu Ahmad Hamdani dalam sidang lanjutan Ahok di auditorium Kementan, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan (17/01)

“Sebelum ditandatangani ada beberapa koreksi, apakah tanggal 6 September menjadi Oktober?”

Jawab dari Briptu Ahmad Hamdani, “Kurang tahu”.

Majelis Hakim lagi-lagi bertanya soal permasalahan tanggal pelapor Willyudin menonton video Ahok saat berada di Kepulauan Seribu yang ditulis 6 September 2016. Kebetulan Willyudin di hadirkan kembali di persidangan ini, yang langsung di dikonfrontir dengan Briptu Ahmad mengaku melihat video pada 6 Oktober. “Jadi tanggal dikoreksi pelapor?” tanya hakim.

Lagi-lagi jawaban dari Briptu Ahmad Hamdani “Kurang tahu” kepada Majelis Hakim, jawaban tersebut hanya mengulang-ulang jawaban yang sama atas pertanyaan sebelumnya.

Lantaran mendengarkan jawaban yang diberikan oleh Briptu Ahmad Hamdani, membuat Majelis Hakim menegur Briptu Ahmad. Majelis Hakim mengingatkan kepada Briptu Ahmad Hamdani pentingnya keterangan pelaporan polisi dibuat sesuai fakta tanpa ada kesalahan penulisan, karena sebelumnya ada kesalahan penulisan yang seharusnya pizza hut menjadi fitsa hats.

Majelis Hakim menegur “saudara sudah disumpah, jangan ketawa-ketawa begitu, kalau saudara tidak ingat itu lupa, saudara mengerti bahasa Indonesia saya kira. Saya menerima laporan ini fatal nanti.” (JM)

Reporter : HKY CH
Editor : HKY CH

Komentar

BACA JUGA

Kepolisian Inggris Selidiki Surat Rasis Untuk Pangeran Harry

LONDON, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Inggris mengatakan, Kamis (22/2), pihaknya sedang melakukan penyelidikan setelah satu paket yang berisi bahan misterius dikirim ke sebuah istana kerajaan. Media massa...
Nicolas Maduro

Hadang Serbuan Venezuela, Guyana Perkuat Perbatasan

GEORGETOWN, SERUJI.CO.ID - Guyana pekan ini mendirikan dua markas tentara di perbatasan perhutanan dengan Venezuela, negara yang sedang menderita, sebagai upaya untuk menggagalkan penerobosan dan...

Akhir Musim 2018, Tim Tech 3 Berpisah Dengan Yamaha

TOKYO, SERUJI.CO.ID - Tim Tech3 MotoGP akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Yamaha pada akhir musim, demikian diumumkan pabrikan Jepang itu pada Kamis (22/2). Tim itu,...
Bandung Banjir

Hujan Deras Tiada Henti, Beberapa Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/2) sore hingga tengah malam membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat tergenang air. Beberapa...

Meski Menang 2-0 dari RB Leipzig di Liga Europa, Napoli Tersingkir

BERN, SERUJI.CO.ID - Pemuncak klasemen Liga Italia Napoli hampir mencatatkan kebangkitan dramatis di Liga Europa ketika mereka menang 2-0 di markas RB Leipzig, namun mereka...
loading...
IMG-20180222-WA0019

Dinas Ketahanan Pangan Gandeng Fatayat NU Lakukan Ini

Kotawaringin Barat - Dinas katahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Rabu (21/2) memberikan pelatihan keterampilan membuat sapu lidi kepada masyarakat desa Sebuai...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...