Sidang Ahok: Majelis Hakim Tegur Saksi dari Polisi

0
209

Jakarta.Seruji.Com — Saat ini persidangan masih dalam pemeriksaan terhadap saksi Briptu Ahmad Hamdani (Polresta bogor) selaku pihak yang mencatat pengaduan dari pelapor Ahok.

Saksi Briptu Ahmad Hamdani pada kesaksiannya sempat ditegur oleh Majelis Hakim karena tidak tegas dalam menjawab pertanyaan soal pencatatan tanggal pelapor saat menyaksikan video Ahok.

Pada pertanyaan Majelis hakim kepada Briptu Ahmad Hamdani dalam sidang lanjutan Ahok di auditorium Kementan, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan (17/01)

“Sebelum ditandatangani ada beberapa koreksi, apakah tanggal 6 September menjadi Oktober?”

Jawab dari Briptu Ahmad Hamdani, “Kurang tahu”.

Majelis Hakim lagi-lagi bertanya soal permasalahan tanggal pelapor Willyudin menonton video Ahok saat berada di Kepulauan Seribu yang ditulis 6 September 2016. Kebetulan Willyudin di hadirkan kembali di persidangan ini, yang langsung di dikonfrontir dengan Briptu Ahmad mengaku melihat video pada 6 Oktober. “Jadi tanggal dikoreksi pelapor?” tanya hakim.

Lagi-lagi jawaban dari Briptu Ahmad Hamdani “Kurang tahu” kepada Majelis Hakim, jawaban tersebut hanya mengulang-ulang jawaban yang sama atas pertanyaan sebelumnya.

Lantaran mendengarkan jawaban yang diberikan oleh Briptu Ahmad Hamdani, membuat Majelis Hakim menegur Briptu Ahmad. Majelis Hakim mengingatkan kepada Briptu Ahmad Hamdani pentingnya keterangan pelaporan polisi dibuat sesuai fakta tanpa ada kesalahan penulisan, karena sebelumnya ada kesalahan penulisan yang seharusnya pizza hut menjadi fitsa hats.

Majelis Hakim menegur “saudara sudah disumpah, jangan ketawa-ketawa begitu, kalau saudara tidak ingat itu lupa, saudara mengerti bahasa Indonesia saya kira. Saya menerima laporan ini fatal nanti.” (JM)

Reporter : HKY CH
Editor : HKY CH

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...