Saling Serang Saat Debat Publik, Emil: Hanya Permainan Intonasi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Proses Debat Publik yang diselengarakan KPU Jatim beberapa waktu lalu, masih hangat diperbincangkan, tak heran jika menyita perhatian publik terkait munculnya debat kusir antara calon Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan Puti Guntur Soekarno.

Hal ini terjadi pada sesi saat cawagub nomor urut 1,  Emil Elestianto Dardak melontarkan pertanyaan seakan melakukan serangan balik, setelah cawagub nomor urut 2, Puti Guntur menyodorkan fakta lapangan tentang kondisi keterpurukan masyarakat Trenggalek.

Emil menyebut debat publik itu bukanlah suatu debat kusir, melainkan suatu debat bebas yang terkandung unsur seni.

“Tidak ada debat kusir, esensinya hasil debat kemarin adalah sesi debat bebas jadi tidak ada aturan yang baku berapa detik waktu yang dialokasikan untuk setiap pembicara, maka disitulah proses debat ada seni nya,” ujarnya Emil ditemui usai Deklarasi LHKPN di Surabaya, Kamis (12/4).

BACA JUGA:  Gus Ipul-Puti Dapat Nomor 2, PKB: Sesuai Harapan

Saat proses Debat Publik, Emil mengatakan bukanlah suatu emosional, namun permainan intonasi dari pada seni perdebatan.

Perdebatan head to head dinilai menarik dan secara substansial pihaknya puas karena sempat melontarkan pertanyaan dan menjawab.

“Proses debat sesungguhnya bukan terjadi yang pertama kali. Bahkan kemungkinan ke depan juga akan terjadi perdebatan yang sama,” pungkasnya

Diketahui sebelumnya, dalam Debat Publik Putaran pertama beberapa waktu lalu, pada sesi tanya jawab antar cawagub dari kedua paslon Pilgub Jatim, cawagub Puti membeberkan sejumlah daerah di Trenggalek yang mengalami gizi buruk, kondisi MCK (mandi, cuci, kakus) yang masih belum layak. (Devan/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Mengapa Islamophobia?

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi