Saksi Ahli: Ahok Sengaja Menista Alquran

0
125
Saksi ahli Prof Dr Yunahar Ilyas di persidangan Ahok. (Foto: Syahrul Barkah)

JAKARTA – Salah satu saksi ahli dalam persidangan kasus penistaan agama Islam dengan terdakwa Ahok, Selasa (21/2), adalah Prof Dr Yunahar Ilyas. Dia dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) sebagai ahli tafsir dan bahasa. Yunahar adalah ketua PP Muhammadiyah dan menjadi saksi ahli kedua. Dalam kesaksiannya, Yunahar menjelaskan bahwa Ahok telah sengaja menista Alquran.

“Ucapannya yang menyebutkan kalau ‘dibohongi pakai Al-Maidah 51’ berarti Al-Madiah 51 itu sebagai alat untuk berbohong. Alquran itu kitab benar. Yang memberatkan dari kalimat itu adalah adanya kata-kata ‘dibohongi’. Itu yang membuat saya menyatakan itu penistaan,” jelas Yunahar.

Yunahar juga menilai, dari kalimat pidato Ahok tersebut telah menganggap orang-orang seperti ulama yang menggunakan Surat Al-Maidah ayat 51 itu adalah pembohong.

“Di situ ada orang yang menyampaikan Al Maidah. Orang yang paling punya otoritas adalah ulama. Maka ada penghinaan terhadap ulama. Apakah orang yang menggunakan surat itu tukang bohong. Nanti kalau menggunakan Surat Al Maidah 51 itu saja mem‎bohongi masyarakat. Tak peduli itu ulama atau orang biasa disebut tukang bohong. Seakan-akan surat itu alat membohongi dan masyarakat yang menerima ajaran surat itu, dibohongi,” tegas Yunahar.

Selain itu, menurut Yunahar Ilyas, tidak sembarang orang bisa dan berhak menafsirkan isi Alquran. Ada syarat yang harus dipenuhi orang-orang yang boleh menafsirkan Alquran.

“Aulia tidak cukup dipahami dengan hanya terjemahan. Bisa terjadi perbedaan penafsiran itu biasa saja. Dia harus bisa menguasai Bahasa Arab, bagaimana dia bisa menafsirkan Alquran.  Apabila dia tidak menguasai Ulumul Quran termasuk di dalamnya Ulumul Tafsir, dia harus tahu Ilmu Fiqih karena Alquran berbicara tentang hukum. Dia juga harus menguasai Sirah Nabawiyah karena nabi yang membawa Alquran kepada umatnya,” lanjutnya.

Dalam kesaksian Yunahar Ilyas, tim kuasa hukum Ahok tidak mengajukan pertanyaan karena dianggap sebagai perwakilan MUI Pusat. Seperti diketahui, Yunahar selain menjabat ketua PP Muhammadiyah, juga sebagai wakil ketum MUI Pusat.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...