Saksi Ahli: Ahok Sengaja Menista Alquran

0
117
Saksi ahli Prof Dr Yunahar Ilyas di persidangan Ahok. (Foto: Syahrul Barkah)

JAKARTA – Salah satu saksi ahli dalam persidangan kasus penistaan agama Islam dengan terdakwa Ahok, Selasa (21/2), adalah Prof Dr Yunahar Ilyas. Dia dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) sebagai ahli tafsir dan bahasa. Yunahar adalah ketua PP Muhammadiyah dan menjadi saksi ahli kedua. Dalam kesaksiannya, Yunahar menjelaskan bahwa Ahok telah sengaja menista Alquran.

“Ucapannya yang menyebutkan kalau ‘dibohongi pakai Al-Maidah 51’ berarti Al-Madiah 51 itu sebagai alat untuk berbohong. Alquran itu kitab benar. Yang memberatkan dari kalimat itu adalah adanya kata-kata ‘dibohongi’. Itu yang membuat saya menyatakan itu penistaan,” jelas Yunahar.

Yunahar juga menilai, dari kalimat pidato Ahok tersebut telah menganggap orang-orang seperti ulama yang menggunakan Surat Al-Maidah ayat 51 itu adalah pembohong.

“Di situ ada orang yang menyampaikan Al Maidah. Orang yang paling punya otoritas adalah ulama. Maka ada penghinaan terhadap ulama. Apakah orang yang menggunakan surat itu tukang bohong. Nanti kalau menggunakan Surat Al Maidah 51 itu saja mem‎bohongi masyarakat. Tak peduli itu ulama atau orang biasa disebut tukang bohong. Seakan-akan surat itu alat membohongi dan masyarakat yang menerima ajaran surat itu, dibohongi,” tegas Yunahar.

Selain itu, menurut Yunahar Ilyas, tidak sembarang orang bisa dan berhak menafsirkan isi Alquran. Ada syarat yang harus dipenuhi orang-orang yang boleh menafsirkan Alquran.

“Aulia tidak cukup dipahami dengan hanya terjemahan. Bisa terjadi perbedaan penafsiran itu biasa saja. Dia harus bisa menguasai Bahasa Arab, bagaimana dia bisa menafsirkan Alquran.  Apabila dia tidak menguasai Ulumul Quran termasuk di dalamnya Ulumul Tafsir, dia harus tahu Ilmu Fiqih karena Alquran berbicara tentang hukum. Dia juga harus menguasai Sirah Nabawiyah karena nabi yang membawa Alquran kepada umatnya,” lanjutnya.

Dalam kesaksian Yunahar Ilyas, tim kuasa hukum Ahok tidak mengajukan pertanyaan karena dianggap sebagai perwakilan MUI Pusat. Seperti diketahui, Yunahar selain menjabat ketua PP Muhammadiyah, juga sebagai wakil ketum MUI Pusat.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

hm prasetyo

Jaksa Agung: Tersangka Korupsi Tidak Bisa Berbohong Karena Alasan Sakit

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jaksa Agung HM Prasetyo mengingatkan para tersangka atau terdakwa korupsi tidak bisa lagi membohongi pemeriksaan karena sakit mengingat akan dicek oleh...

Setelah Dipasang Ring Jantung, Dokter Pastikan Setya Novanto Bisa Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dokter, yang menangani tersangka Setya Novanto di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, memperkirakan Ketua DPR tersebut bisa diperiksa Komisi Pemberantasan...
PCC

Pabrik Yang Digerebek Polisi Ini Produksi Ratusan Ribu Pil PCC per Malam

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID - Pabrik Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mampu menghasilkan ratusan ribu butir PCC dalam semalam, kata Wakil...
Sidharto Danusubroto

Sikapi Nobar Film G30S/PKI, Wantimpres: Prioritaskan Pembangunan Ketimbang Ribut Soal PKI

JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidharto Danusubroto mengingatkan masyarakat Indonesia untuk dapat memprioritaskan pembangunan nasional bersama daripada meributkan masalah terkait G30S/PKI. "Ada film ini,...
PCC

Flash: Bareskrim Menggerebek Ruko Yang Berfungsi Sebagai Pabrik PCC

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap keberadaan sebuah pabrik yang memproduksi pil PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol)...
gatot nurmatyo

Panglima TNI: Pemutaran Film G30S/PKI Penting untuk Generasi Muda

KARANGANYAR - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan pemutaran film Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI) bertujuan agar diketahui oleh generasi...