close

Ribuan Eksemplar Tabloid “Indonesia Barokah” Siap Edar Ditemukan di Kantor Pos

KARAWANG, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang, Jabar, menemukan ribuan eksemplar tabloid ‘Indonesia Barokah’ yang siap disebar melalui Kantor Pos Cabang Karawang.

“Kami sudah meminta (pihak Kantor Pos Karawang) agar tidak menyebarkan tabloid itu,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat Charles Silalahi, di Karawang, Kamis (24/1).

Pihaknya bersama Intelijen Polres Karawang sudah mendatangi kantor pos Cabang Karawang, untuk meminta agar penyebaran tabloid ‘Indonesia Barokah’ tidak dilakukan.

“Dari hasil koordinasi dengan Kantor Pos Karawang, ada 247 amplop yang siap disebar ke semua pos kecamatan,” katanya.


Ia mengatakan, isi satu amplop itu bervariasi, ada yang tiga eksemplar dan lima eksemplar tabloid.

Terkait tabloid ‘Indonesia Barokah’ yang sudah terlanjur dikirimkan ke kecamatan-kecamatan, Bawaslu Karawang telah berkoordinasi dengan Polres Karawang agar menyita tabloid tersebut.

Diharapkan, jika ada masyarakat yang menemukan tabloid ‘Indonesia Barokah’, segera menyerahkannya ke pihak kepolisian terdekat atau ke Panwaslu tingkat kecamatan, sebab isi tabloid tersebut dianggap berbahaya.

Menurut dia, dari pendataan sementara, sebanyak 330 eksemplar tabloid tersebut sudah tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Purwasari, Cilamaya Wetan, Klari, Tempuran, Telagasari, Lemahabang, Kutawaluya, Majalaya, dan Banyusari.

“Kami juga belum membaca semua isi tabloid itu, tapi disinyalir ada propaganda dalam tabloid itu,” ujarnya.

Saat ini Bawaslu Karawang hanya melakukan pendataan terhadap tabloid itu sambil menunggu instruksi dari Bawaslu Jabar. (Ant/SU01)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

1 KOMENTAR

  1. Semakin panik kubu 01 segala macem fitnah di lontarkan bwt mengalahkan prabowo sandi….tpi rakyat gak peduli malah bertambah byk smakin di fitnah dgn tabloid cebong prabowo sandi pun smakin tak tertandingi ….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Sita Uang Ratusan Juta di Kemenag, Menteri Agama Bakal Diperiksa KPK

wow, diruang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ditemukan uang ratusan juta rupiah dan sejumlah dolar. Uang darimana itu...

KPK Sita Sejumlah Dokumen dan Uang Ratusan Juta Rupiah dari Kantor Menteri Agama

Uang pecahan rupiah yang disita senilai seratusan juta rupiah. Sedangkan pecahan dolar Amerika Serikat masih dihitung tim yang berada di lokasi

FOTO: Puluhan Ribu Masyarakat Selandia Baru Berkumpul Ungkapkan Duka Peristiwa Christchurch

"Tidak hanya warga Selandia Baru, kegiatan juga dihadiri warga dari berbagai negara yang saat ini sedang bekerja atau tugas belajar di Selandia Baru," kata Dedy Eryanto,

Akhirnya Polisi Berhasil Amankan Truk Tangki BBM Pertamina Yang Dibajak

Begitu menerima laporan, aparat kepolisian langsung bergerak meminta massa menyerahkan mobil tangki itu.

Dibajak, Truk Tangki Pertamina Berisi Penuh BBM Dilarikan Menuju Istana Negara

“Mobil tangki dikuasai oleh kelompok Perampas yang mengatakan mereka akan menuju Istana Negara,” tukasnya.

Sadari Lakukan Kesalahan, Tirto Minta Maaf Soal Meme KH Ma’ruf dan “Apus NU”

Portal berita nasional, Tirto.id menyadari kesalahan mereka telah membuat meme yang tidak sesuai dengan fakta dan konteks sebenarnya saat Debat Cawapres, Ahad (17/3). Berikut permintaan maaf Tirto

Sadari Lakukan Kesalahan, Tirto Minta Maaf Soal Meme KH Ma’ruf dan “Apus NU”

Portal berita nasional, Tirto.id menyadari kesalahan mereka telah membuat meme yang tidak sesuai dengan fakta dan konteks sebenarnya saat Debat Cawapres, Ahad (17/3). Berikut permintaan maaf Tirto

Tirto Pelintir Pernyataan KH Ma’ruf Seolah “Legalkan Zina”, Gus Nadir: Sangat Kelewatan

Portal nasional, Tirto melakukan kesalahan dengan menerbitkan meme yang memelintir pernyataan KH Ma'ruf Amin saat acara Debat Cawapres, Ahad (17/3/2019) malam, seolah legalkan zina

Dituding Agum Gumelar Tak Punya Prinsip, SBY: Ibu Ani Terganggu dan Sedih

Inilah tanggapan SBY atas sindiran Agum Gumelar yang sebut dirinya tidak punya prinsip karena mendukung Prabowo, padahal SBY adalah salah satu anggota DKP yang tandatangan pemecatan Prabowo tahun 1998.

Bertemu AHY, Prabowo Optimis Memenangkan Pilpres 2019

"Saya dan AHY banyak bergerak di daerah, melihat arus harapan masyarakat dan kami semakin optimis menghadapi hari pemilihan," ungkap Prabowo.

TERPOPULER

Tirto Pelintir Pernyataan KH Ma’ruf Seolah “Legalkan Zina”, Gus Nadir: Sangat Kelewatan

Portal nasional, Tirto melakukan kesalahan dengan menerbitkan meme yang memelintir pernyataan KH Ma'ruf Amin saat acara Debat Cawapres, Ahad (17/3/2019) malam, seolah legalkan zina

Sadari Lakukan Kesalahan, Tirto Minta Maaf Soal Meme KH Ma’ruf dan “Apus NU”

Portal berita nasional, Tirto.id menyadari kesalahan mereka telah membuat meme yang tidak sesuai dengan fakta dan konteks sebenarnya saat Debat Cawapres, Ahad (17/3). Berikut permintaan maaf Tirto
video

Video: Senator Yang Salahkan Muslim Pada Penembakan Christchurch Ditimpuk Telur

Terlihat di video tersebut, seorang remaja berkaus putih, yang berada di belakang Anning tiba-tiba mengeluarkan sebutir telur dan menimpuk ke kepala Anning sambil mereka dengan ponselnya.

Minta Maaf ke Rakyat, Menteri Agama Sedih dan Marah Atas OTT Romahurmuziy

Kejadian tersebut, kata Lukman, mengisyaratkan bahwa praktik korupsi masih terjadi dan upaya pemberantasan korupsi tidak boleh surut. "Bahkan harus terus diperkuat dan didukung oleh semua komponen bangsa," katanya.