Rekapitulasi 33 Provinsi Selesai: Menang di 20 Provinsi, Jokowi Unggul 55,37 Persen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Hingga Ahad (19/5) malam, sebanyak 33 Provinsi di Indonesia telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara tingkat Provinsi yang dilakukan masing-masing KPU Provinsi bersangkutan. Hanya tinggal Provinsi Maluku yang belum menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara tingkat provinsi.

KPU Sumatera Utara (Sumut) menjadi provinsi ke-33 pada Ahad (19/5) tengah malam, yang menyelesaikan rekapitulasi, setelah sebelumnya tertunda penyelesaiannya beberapa kali akibat adanya Kabupaten/Kota yang belum menyelesaikan rekapitulasi.

Dari data yang dimiliki SERUJI hingga Senin (20/5) pukul 9.00 WIB, yang berasal dari data rekapitulasi KPU di masing-masing Provinsi, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul dengan selisih 16.367.818 suara dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih dukungan rakyat di 33 provinsi sebanyak 84.437.371 suara, atau 55,37 persen dari total suara sah yang berjumlah 152.506.924 suara. Sementara, Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 68.069.553 suara (44,63%).

Jokowi Raih Kemenangan di 20 Provinsi, Prabowo di 13 Provinsi

Hasil rekapitulasi Pilpres 2019 untuk 33 Provinsi di Indonesia.

Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraih kemenangan di 20 Provinsi, sementara Prabowo-Sandiaga menang di 13 Provinsi lainnya.

Persentase kemenangan terbesar Jokowi-KH Ma’ruf diraih di Provinsi Bali sebesar 91,68 persen (2.351.057 suara), sementara Prabowo-Sandiaga di Provinsi yang juga disebut Pulau Dewata ini hanya meraih 8,32 persen (213.415 suara).

Suara terbanyak diraih pasangan yang diusung PDIP, PKB, Golkar, PPP, PBB, NasDem, Hanura, PKPI, PSI, dan Perindo ini dari Provinsi Jawa Tengah dengan meraup 16.825.511 suara (77,29%). Sementara, Prabowo-Sandiaga di Provinsi ini hanya meraih 4.944.447 suara (22,71%).

Hasil rekapitulasi Pilpres 2019 untuk 33 Provinsi di Indonesia.

Praboowo-Sandiaga berhasil meraih dukungan terbesar di Provinsi Sumatera Barat dengan meraup dukungan sebesar 85,92 persen, dimana di daerah ini Jokowi-KH Ma’ruf hanya meraih 14,08 persen.

Suara terbanyak untuk Prabowo-Sandiaga disumbangkan Provinsi Jawa Barat sebanyak 16.077.446 suara (59,93%). Sementara di Provinsi ini, Jokowi-KH Ma’ruf hanya berhasil mendapat dukungan sebanyak 10.750.568 suara (40,07%).

Berikut Tabel Rekapitulasi dari 33 Provinsi untuk Pilpres 2019, Minus Maluku;

NoKab/KotaJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)Selisih J-P
1Bali2.351.057213.4152.564.47291,68%8,32%2.137.642
2Papua3.021.713331.3523.353.06590,12%9,88%2.690.361
3NTT2.368.982305.5872.674.56988,57%11,43%2.063.395
4Papua Barat508.997128.732637.72979,81%20,19%380.265
5Jateng16.825.5114.944.44721.769.95877,29%22,71%11.881.064
6Sulut1.220.524359.6851.580.20977,24%22,76%860.839
7Kaltara248.239106.162354.40170,04%29,96%142.077
8DIY1.655.174742.4812.397.65569,03%30,97%912.693
9Jatim16.231.6688.441.24724.672.91565,79%34,21%7.790.421
10Sulbar475.312263.620738.93264,32%35,68%211.692
11Babel495.729288.235783.96463,23%36,77%207.494
12Kalteng830.948537.1381.368.08660,74%39,26%293.810
13Lampung2.853.5851.955.6894.809.27459,34%40,66%897.896
14Kalbar1.709.8961.263.7572.973.65357,50%42,50%446.139
15Sulteng914.588706.6541.621.24256,41%43,59%207.934
16Kaltim1.094.845870.4431.965.28855,71%44,29%224.402
17Kepri550.692465.5111.016.20354,19%45,81%85.181
18Sumut3.936.5153.587.7867.524.30152,32%47,68%348.729
19Gorontalo369.803345.129714.93251,73%48,27%24.674
20Jakarta3.279.5473.066.1376.345.68451,68%48,32%213.410
21Bengkulu583.488585.9991.169.48749,89%50,11%-2.511
22Malut310.548344.823655.37147,39%52,61%-34.275
23Sulsel2.117.5912.809.3934.926.98442,98%57,02%-691.802
24Jambi859.8331.203.0252.062.85841,68%58,32%-343.192
25Sumsel1.942.9872.877.7814.820.76840,30%59,70%-934.794
26Jabar10.750.56816.077.44626.828.01440,07%59,93%-5.326.878
27Sultra555.664842.1171.397.78139,75%60,25%-286.453
28Riau1.248.7131.975.2873.224.00038,73%61,27%-726.574
29Banten2.537.5244.059.5146.597.03838,46%61,54%-1.521.990
30Kalsel823.9391.470.1632.294.10235,92%64,08%-646.224
31NTB951.2422.011.3192.962.56132,11%67,89%-1.060.077
32Aceh404.1882.400.7462.804.93414,41%85,59%-1.996.558
33Sumbar407.7612.488.7332.896.49414,08%85,92%-2.080.972
TOTAL84.437.37168.069.553152.506.92455,37%44,63%16.367.818

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER