Rajin Turun Temui Ulama dan Warga NU, Elektabilitas La Nyalla Naik Dua Kali Lipat

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Nama bakal calon Gubernur (bacagub) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattaliti semakin hari elektabilitasnya semakin menanjak. Bahkan, elektabilitas pria yang juga Ketua Umum KADIN Jatim tersebut naik dua kali lipat dibandingkan bacagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

”Survei kami lakukan empat bulan lalu dan mengalami peningkatan dua kali lipat,” ungkap Direktur Lembaga Survei Regional (LSR) Mufti Mubarok saat dikonfirmasi SERUJI di Surabaya, Selasa (26/9).

Mufti Mubarok mengatakan elektabilitas La Nyalla 81 persen dan Gus Ipul 25 persen. ”La Nyalla mengalami kenaikan dua kali lipat dalam empat bulan ini dibandingkan dengan Gus Ipul,” ungkapnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (26/9).

Mufti Mubarok mengatakan kenaikan dua kali lipat tersebut diketahui dari dukungan yang mengalir diberikan sejumlah ulama NU dan sering turunnya La Nyalla menemui pengasuh ponpes dan santrinya yang hampir merata di seluruh Jatim.

”Kenaikan ini akan terus berjalan jika La Nyalla semakin intensif turun langsung ke daerah dan dukungan dari ulama NU juga berpengaruh. La Nyalla saat ini bisa dikatakan menarik pengaruh ulama NU dari Gus Ipul ,” lanjutnya.

Untuk suka dan tidak suka (likeabilitas), kata Mufti Mubarok, La nyalla memiliki prosentase 95 % dan Gus Ipul 87%. Ditambahkan oleh Mufti Mubarok,

“Sementara itu, La Nyalla dikenal oleh responden sebagai mantan Ketum PSSI 77%, dikenal sebagai pengusaha 11 %,” pungkas Mufti. (Setya/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER