PPP Cari Paslon yang Ada Plusnya

0
86
Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy.

JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) rupanya masih belum mau secara terbuka pasangan mana yang akan didukung di Pilkada DKI putaran kedua. Bahkan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy juga memunculkan pilihan untuk tidak mendukung secara resmi salah satu pasangan calon pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, April mendatang.

“Bukan soal gabung dengan siapa. Tapi kita melihat calon yang ada plus opsi lain. Apakah nomor dua, tiga, atau netral,” kata Romi, sapaan Romahurmuziy, di kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (23/2).

Menurut Romi, PPP baru akan memutuskan sikap resmi setelah KPUD DKI menggelar sidang pleno pilgub. Di samping itu, rapat internal akan membicarakan sikap partai berlambang Kakbah seandainya putaran kedua ditetapkan oleh penyelenggara pilkada.

“Kami juga melihat realitas politik. Pada putaran pertama kemarin kami mengusung AHY-Sylvi bersama tiga partai lain. Saya membangun komunikasi cukup intensif dengan ketiganya, tapi saat mengambil keputusan tentu independen,” jelas Romi.

Soal lobi-lobi, diakuinya utusan pendukung Anies-Sandi sudah menemuinya secara khusus di kantor partai. Namun, Romi tetap dengan sikapnya, belum memutuskan sebelum ada pleno KPUD. “Pasangan nomor tiga sudah menemui kami DPP PPP pada hari pertama pilkada dan mengajak untuk bergabung dengan paslon tiga. Tapi kami sampaikan hal yang sama,” jelas Romi.

Sejalan dengan sang ketua, Sekjen PPP Arsul Sani menjelaskan, sampai saat ini mereka masih menampung suara konstituen partai. Selain mempertimbangkan masukan dari stake holder dan tokoh senior partai, mereka juga memiliki kelompok yang harus didengar arahannya.

“Kalau di PPP itu kan kiai, alim ulama dan ustad, itu harus kami dengar. Posisi sekarang ini memang di PPP ada yang cenderung Anies-Sandi. Ada juga realitas bahwa ada juga kelompok PPP di kubu Ahok-Djarot, meskipun tidak bisa dikatakan mereka mewakili PPP. Tapi untuk sebuah realitas, itu ada,” terangnya, di kompleks DPR, Kamis (23/2) siang.

Menurutnya, dua hal tersebut yang diserap dari seluruh jajaran partai itu, sehingga keputusannya nanti tidak menambah masalah baru di PPP. “PPP ini sudah dua tahun dirundung masalah. Jangan kemudian di pilkada DKI Jakarta ini masalahnya justru bertambah‎,” tegasnya.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Meski Tertunda Karena Hujan, Akhirnya Tenda Bantuan Untuk Rohingya Dapat Didirikan

BANGLADESH – Akhirnya tenda bantuan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya sudah berdiri. meskipun sebelumnya sempat tertunda akibat hujan deras pada hari Kamis (21/9), di...

Oktober, Jadi Tidaknya Demokrat Usung Khofifah Ditentukan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peluang Mensos Khofifah Indar Parawansa untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat pada Pilgub Jatim 2018 mendatang terbuka lebar. Pasalnya, menurut rencana...

Pengamat: Emil-Daniel Perpaduan Yang Saling Melengkapi

JAKARTA- Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, mengatakan bila Partai Golkar memutuskan mendukung pasangan Ridwan Kamil (Emil)-Daniel Mutaqien pada...

Uber Terancam Dilarang Beroperasi di London

LONDON - Perusahaan operator transportasi online Uber terancam tidak dapat beroperasi di London setelah perpanjangan lisensi operasinya ditolak oleh otoritas transportasi London, Transport for...

Rotasi Pejabat, Soekarwo Promosikan Adik La Nyalla Mattalitti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo merotasi sejumlah nama menduduki jabatan baru di Pemprov Jatim. Tak terkecuali adik kandung La Nyalla Mattalitti, yakni...

Polisi Mimika Sita Ribuan Sachet Obat Batuk

TIMIKA - Kepolisian Sektor Mimika Baru, Polres Mimika, Papua, menyita 40 karton berisi 59.610 sachet obat batuk jenis komix yang dijual bebas tanpa izin...