Politisi PAN: Banyak UU Sudah Disahkan Kemudian Dibatalkan MK

1
72
Saleh Partaonan Daulay
Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan ada banyak kejadian undang-undang yang sudah disetujui DPR dan disahkan kemudian dibatalkan banyak klausulnya oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Begitu pula dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang disetujui DPR menjadi Undang-Undang. Itu salah satu bagian dari keindahan demokrasi kita,” kata Saleh melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu (25/10).

Saleh mengatakan setelah disetujui DPR pada paripurna Selasa (24/10), Undang-Undang Ormas tinggal diberi penomoran dan dicatatkan di lembaran negara. Setelah itu, maka peluang untuk pengajuan uji material ke MK bisa dilakukan.

“Apalagi, sejak Perppu Ormas dikeluarkan, sudah banyak kelompok masyarakat yang menolak. Di MK, semua tuntutan yang selama ini disuarakan bisa disampaikan dan diuji secara objektif,” tuturnya.

Melihat wacana dan pendapat yang sebelumnya muncul terkait penolakan Perppu Ormas, Saleh menilai sangat terbuka kemungkinan Undang-Undang Ormas dibatalkan oleh MK.

PAN sendiri menilai perjuangan secara politik untuk menolak Perppu Ormas menjadi Undang-Undang sudah dilakukan secara maksimal, meskipun pada akhirnya partai-partai lain lebih banyak yang mendukung Perppu tersebut.

Paripurna DPR pada Selasa (24/10) menyepakati Perppu Ormas disahkan menjadi Undang-Undang melalui pengambilan suara terbanyak.

Dari 445 anggota DPR yang hadir, 314 anggota dari tujuh fraksi setuju Perppu Ormas disahkan menjadi Undang-Undang sedangkan 131 anggota dari tiga fraksi menolak.

Ketujuh fraksi yang setuju tersebut adalah adalah PDI Perjuangan, PPP, PKB, Golkar, Nasdem, Demokrat, dan Hanura. Sedangkan ketiga fraksi yang menolak adalah PKS, PAN dan Gerindra. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...