Pilkada Jatim Kembali “Perang Bintang” Ijo Abang

0
455

SURABAYA-  Setelah kader Partai Demokrat, Dr. Soekarwo (Pakde Karwo) memimpin Jawa Timur dua periode,  diperkirakan yang akan melaju kencang di Pilkada Jatim 2018, bukan lagi kader biru (Demokrat), tetapi kader Ijo (hijau) dan abang (merah).  Kalaupun kader biru (demokrat) maju, hanya menjadi penyeimbang atau memberi kekuatan kepada “perang bintang” ini.

Analisis itu disampaikan Slamet Hariyanto, MH, analis politik dan praktisi hukum saat dialog dengan SERUJI, Senin (20/2) pagi. Ia menyebut tiga nama, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
“Gus Ipul dan Khofifah adalah representasi hijau, sedang Risma, adalah wakil merah. Orang boleh menyebut Islam dan Nasionalis sudah melebur. Tetapi di Jawa Timur, membacanya harus berbeda. Akar rumput NU yang kuat, dan jajaran nasional PDI Perjuangan, sama-sama punya posisi kuat,“tegas pengurus Muhammadiyah ini.

Slamet menyebut, setahun ini memang banyak nama bermunculan, sepeti Halim Iskandar (Ketua DPRD Jatim dan Ketua DPW PKB),  Hasan Aminuddin (Anggota DPR RI Nasdem), Anas (Bupati Banyuwangi), Eddy Rumpoko (Walikota Batu)  dan beberapa nama lain, namun itu masih belum mampu menggeser tiga nama besar yang sudah punya jam terbang tinggi.

“Mungkin nama-nama itu akan menjadi Wagub. Tetapi untuk ikut masuk menjadi ‘peserta’ perang bintang belumlah mampu,” tambahnya. “Tiim Gus Ipul sudah jalan, Khofifah dengan Muslimatnya juga sudah jalan, Risma tim PDI-P satu komando dengan DPP.”

Ditanya kemungkinan Agus sang putra SBY, Slamet menyebut masih jauh dari cukup untuk bisa masuk Jatim. Kalau ada nama baru diantara 3 calon yang sudah ada, saya kira bukan Agus. Apalagi AHY setelah gagal di DKI, terlalu berlebihan kalau dipaksakan di Jawa Timur.”

EDITOR : Yus Arza

Komentar

BACA JUGA
Hi-Tech jadi Pusat Kesenian

Hi-Tech Mall Akan Dijadikan Pusat Kesenian, Pemkot Tetap Beri Kesempatan Pedagang IT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya optimis bisa menjadikan gedung Hi-Tech Mall, di jalan Kusuma Bangsa, sebagai pusat kesenian, tanpa menghilangkan ratusan pedagang IT...
Balok grider ambruk

Maraknya Kecelakaan Konstruksi, Fahira: Membangun Jangan Asal Cepat Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyoroti maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, apalagi selain menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik juga...
ustadz abdul somad

Ustadz Abdul Somad Resmikan Gerai 212 di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Ustadz Abdul Somad meresmikan gerai 212 Mart di Jalan Merdeka Kota Dumai, yang merupakan unit usaha pertama dengan keanggotaan koperasi 380 orang...

Habib Rizieq Batal Pulang, Ustadz Bachtiar Nasir: Khawatir Keamanan Indonesia Kacau

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengurungkan kepulangannya ke Indonesia diketahui khawatir dengan kondisi keamanan Indonesia yang kacau....
Agus Hermanto

DPR: MD3 Sah Meskipun Presiden Tidak teken

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) tetap...
loading...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...
images (1)

Garis 6: Tujuan Hidup

Apa tujuan hidup? Jadi pejabat? Jadi orang terkenal? Jadi orang kaya? Itu bukan tujuan hidup, karena pejabat bisa mati, orang terkenal pun tak selamanya...