Pilih Berhenti Daripada Manfaatkan Fasilitas Cuti, Ini Alasan Sandiaga Uno


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sandiaga Salahuddin Uno mengundurkan diri dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta, untuk ikut berlaga dalam Pilpres 2019 sebagai calon Wakil Presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.

Berdasarkan peraturan yang ada, semestinya Sandiaga tidak harus mundur tapi cukup cuti sebagaimana diatur dalam Undang Undang Pemilu dan Paraturan Pemerintag Nomor 32 tahun 2018.

Salah satu yang menjadi alasan Sandiaga menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan pada Jumat (10/8) kemarin, adalah karena tidak ingin memanfaatkan fasilitas negara saat Pilpres nanti.

“Proses ikhtiar seluruh Indonesia ini mahaberat tidak bisa ‘disambi-sambi’, tidak bisa ambil cuti. Saya juga dari awal tidak ingin menggunakan fasilitas negara dalam berikhtiar,” kata Sandiaga di Warakas, Jakarta Utara, Sabtu (11/8).

Dengan cara itu, lanjut Sandiaga, ia berharap bisa memenangkan hati dan menghadirkan pemerintahan yang kuat, mengerakan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. “Jadi harus totalitas dalam ikhtiar itu,” ujarnya.

Selain itu dia berikhtiar untuk menjadi orang nomor dua di Indonesia dengan prinsipnya harus “all out” dan tidak ingin “terkontaminasi”.

“Saya tidak ingin yang dilakukan di DKI jadi terpolitisasi jadi “clean break“, maka saya sudah selesai di DKI,” jelasnya.

Bagi Sandi, kalau tidak berhenti maka tidak “fair”. Masyarakat DKI mengalami ketidak-pastian dan terombang-ambing terutama selama delapan bulan ke depan.

“Saya sudah terhubung dengan kantor Jokowi dan memohon waktu karena adabnya memang begitu, karena saya dilantik oleh Jokowi maka pamit juga dan tinggal menunggu waktu presiden dapat menerima. Sebagai adab orang timur, sebagai anak buah Beliau, saya akan menghadap dan mohon izjin serta restu,” pungkas Sandi. (ARif R/Hrn)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close