Pilih Berhenti Daripada Manfaatkan Fasilitas Cuti, Ini Alasan Sandiaga Uno

4
415
  • 360
    Shares
janji jokowi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kiri) dan Wakil Gubernur, Sandiaga Uno (foto: Twitter Sandiuno)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sandiaga Salahuddin Uno mengundurkan diri dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta, untuk ikut berlaga dalam Pilpres 2019 sebagai calon Wakil Presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.

Berdasarkan peraturan yang ada, semestinya Sandiaga tidak harus mundur tapi cukup cuti sebagaimana diatur dalam Undang Undang Pemilu dan Paraturan Pemerintag Nomor 32 tahun 2018.

Salah satu yang menjadi alasan Sandiaga menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan pada Jumat (10/8) kemarin, adalah karena tidak ingin memanfaatkan fasilitas negara saat Pilpres nanti.

“Proses ikhtiar seluruh Indonesia ini mahaberat tidak bisa ‘disambi-sambi’, tidak bisa ambil cuti. Saya juga dari awal tidak ingin menggunakan fasilitas negara dalam berikhtiar,” kata Sandiaga di Warakas, Jakarta Utara, Sabtu (11/8).

Dengan cara itu, lanjut Sandiaga, ia berharap bisa memenangkan hati dan menghadirkan pemerintahan yang kuat, mengerakan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. “Jadi harus totalitas dalam ikhtiar itu,” ujarnya.

Selain itu dia berikhtiar untuk menjadi orang nomor dua di Indonesia dengan prinsipnya harus “all out” dan tidak ingin “terkontaminasi”.

“Saya tidak ingin yang dilakukan di DKI jadi terpolitisasi jadi “clean break“, maka saya sudah selesai di DKI,” jelasnya.

Bagi Sandi, kalau tidak berhenti maka tidak “fair”. Masyarakat DKI mengalami ketidak-pastian dan terombang-ambing terutama selama delapan bulan ke depan.

“Saya sudah terhubung dengan kantor Jokowi dan memohon waktu karena adabnya memang begitu, karena saya dilantik oleh Jokowi maka pamit juga dan tinggal menunggu waktu presiden dapat menerima. Sebagai adab orang timur, sebagai anak buah Beliau, saya akan menghadap dan mohon izjin serta restu,” pungkas Sandi. (ARif R/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU