Oknum Guru Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Mengaku Pendukung Prabowo

22
323
  • 115
    Shares
Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (Foto: Fajar/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polisi kembali berhasil menangkap pelaku penyebaran hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Pelaku berinisial MIK, seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai guru di Cilegon, mengaku sebagai pendukung pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno.

“Ia mengaku sebagai pendukung paslon 02,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (11/1).

Dari pemeriksaan sementara, jelas Argo, MIK mengaku membuat sendiri postingan di akun Twitter soal hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos untuk diberitahukan ke tim pasangan calon (paslon) 02.

“Dia (tersangka) perannya buat kalimat yang dibuat sendiri di akun Twitter. Barang bukti 1 lembar capture akun Twitter. Jadi di Twitter dia itu ada tulisan ini (menunjukkan lembar screenshot). Ini Twitter dia ada @dahnilanzar di atasnya, ‘Harap ditindaklanjuti informasi berikut, di Tanjung Priok ada 7 kontainer yang berisi 80 juta surat suara yang sudah dicoblos. Ayo pada merapat, pasti dari Tiongkok’. Tapi di atas tulisan ini ada capture juga yang isinya viralkan, info dari sumber yang layak dipercaya dan seterusnya,” papar Argo sambil memperlihatkan lembaran berisi capture cuitan MIK di Twitter.

MIK dalam pemeriksaan sementara tak bisa menjelaskan kebenaran informasi 7 kontainer surat suara tercoblos. Namun ia tetap saja menyebarkannya lewat Twitter.

Penangkapan MIK berawal dari patroli siber tim Polda Metro Jaya terkait heboh hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Tim siber menemukan postingan hoaks itu di akun Twitter milik MIK.

Atas penyebaran hokas tersebut, polisi mengenakan pasal yang ada di UU ITE dan yang diatur di UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dalam kasus hoaks surat suara tercoblos, Bareskrim Polri sebelumnya telah menetapkan empat tersangka. Tersangka Bagus Bawana Putra diduga menjadi pembuat dan penyebar hoaks, sedangkan tiga tersangka lainnya penyebar hoaks, yakni J, LS, dan HY. (ARif R)

22 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU