Nelayan dan Warga Mendengar Suara Ledakan di Lokasi Jatuhnya Lion Air JT 610

0
208
  • 19
    Shares
Tim SAR sedang melakukan penyelaman di lokasi yang diperkirakan jatuhnya Lion Air JT 610, Senin (29/10/2018). (foto:doc Basarnas)

KARAWANG, SERUJI.CO.ID – Sejumlah nelayan dan warga pesisir Pantai Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku sempat mendengar suara ledakan yang diduga jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, Senin (29/10) pagi.

“Suaranya seperti menggelegar sekitar pukul 06.30 WIB, dikiranya suara petir,” kata Warta, salah seorang warga Pakisjaya, Karawang.

Ia mengatakan, warga dan nelayan tidak menyangka kalau suara itu suara ledakan pesawat. Karena suaranya menggelegar seperti petir.

Loading...

Sementara itu, saat ini petugas gabungan terus melakukan pencarian titik lokasi jatuhnya pesawat. Dugaan awal, sesuai dengan informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan lokasi jatuhnya pesawat terjadi di Desa Muara Bungin, perbatasan Karawang-Bekasi.

Sebagaimana diberitakan, Lion Air nomor penenerbangan JT-610 mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052″ E 107′ 06.628″ (sekitar Karawang).

Pesawat mengangkut 179 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua penumpang bayi, termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi. Total ada 189 orang dalam pesawat tersebut berikut awak pesawat.

Pesawat dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat dinyatakan laik operasi.

(Ant/ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU