Megawati Pimpin Rapat Pemenangan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan memimpin Rapat Pemenangan Pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno untuk Pilkada Jatim 2018 di Surabaya.

“Beliau akan hadir hari ini untuk memimpin rapat pemenangan sekaligus konsolidasi agar Gus Ipul-Mbak Puti sukses di Pilkada Jatim,” ujar Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono di Surabaya, Sabtu (28/4).

Anggota DPRD Surabaya tersebut mengaku tak bisa memastikan lokasi rapat pemenangan dengan alasan pertemuan digelar tertutup.

Kendati demikian, sesuai agenda resmi Pemkot Surabaya, Megawati dijadwalkan bertemu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk makan siang dan paparan bersama 90 orang peraih Kalpataru di kediaman Wali Kota.

Sementara itu, dalam siaran pers yang diterima Antara di Surabaya, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan rencana kegiatan itu dan kedatangan Ketua Umum PDIP sekaligus mendengar laporan dari seluruh wilayah serta memberikan arahan untuk pemenangan di Pilkada.

Hasto sendiri pada Jumat (27/4) sudah tiba terlebih dahulu di Jatim untuk memberikan semangat seluruh kader partai, yakni di Kabupaten Ngawi, Magetan, Bojonegoro, Lamongan dan Gresik.

Menurut dia, Pilkada merupakan momentum memperkuat komitmen PDI Perjuangan untuk menghadirkan pemerintahan dari rakyat, yaitu pemerintahan yang harus memiliki gagasan menyeluruh terhadap perubahan nasib rakyat, agar lebih makmur dan bermartabat.

“Gus Ipul dan Mbak Puti bertekad untuk konsisten dan setia di dalam menjalankan amanahnya sebagai pemimpin Jawa Timur,” katanya.

Ia menyebut keduanya sebagai pasangan yang lengkap dan mencerminkan ke-Indonesia-an, perpaduan kepemimpinan yang mengakar kuat dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU) dan PDI Perjuangan.

“Mbak Puti telah dipersiapkan sebagai pemimpin yang loyal dan setia pada janjinya dengan rakyat. Kalau sudah ditugaskan, Mbak Puti akan fokus dan total. Mbak Puti sebagai cucu Bung Karno dan keponakan Ibu Megawati, mewarisi semangat juang penuh dedikasi bagi bangsa dan negara,” katanya.

Sedangkan Gus Ipul, kata dia, berakar kuat di kultur Nahdliyin, bahkan seorang Ketua PBNU yang tumbuh dan besar dari NU sekaligus santri, cicit (Alm) KH Bisri Syansuri yang dikenal ulama besar sangat dihormati, salah seorang pendiri NU serta pernah menjabat Rais Aam.

“Gus Ipul adalah representasi kekuatan NU, dan Mbak Puti representasi kaum nasionalis. Keduanya memakili dua kekuatan besar di Jawa Timur, dan membawa misi Merah Putih bagi semua golongan dan lapisan,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ