KPK Apresiasi Polisi Rilis Sketsa Penyerang Novel

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Polda Metro Jaya yang telah merilis dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan Novel Baswedan dengan menggunakan air keras pada 11 April 2017 lalu.

“Tadi perkembangan sudah disampaikan, banyak masukan. Yang perlu kami apresiasi ada kemajuan yg cukup signifikan,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/11).

Agus menyatakan bahwa sebenarnya pimpinan KPK sudah lama diminta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis untuk melaporkan perkembangan penyelidikan kasus penyerangan Novel itu.

“Sekitar dua sampai tiga minggu lalu tetapi selalu pimpinan tidak lengkap. Saya menunggu sampai pimpinan lengkap. Tapi tadi Pak Saut kebetulan juga sedang tugas ke luar kota tetapi saya pikir itu cukup,” kata Agus.

Lebih lanjut, Agus menginginkan informasi perkembangan pengusutan kasus penyerangan Novel tidak hanya diketahui oleh pimpinan KPK saja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER