Ketika Habib Rizieq Bertemu Ahok

JAKARTA – Besok, Selasa (28/2) adalah hari bersejarah bagi bertemunya dua sosok yang selama ini “perang” di udara.  Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab diagendakan akan bersaksi di sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dua sosok keras itu, akan dituntut kedewasaanya dalam menghadapi persidangan yang selalu menjadi perhatian penuh masyarakat. Apalagi kubu Ahok selama ini, selalu membuat “adegan” baru memancing kemarahan saksi dan ujungnya kemarahan umat.

Sebagaiman diberitakan SERUJI sebelumnya, Habiburahman salah satu tim pengacara Habib Rizieq menjelaskam,  meski persidangan belum dimulai, pihaknya sudah mencium aroma intimidasi. Hal yang sama pernah dilakukan pada saksi KH  Ma’ruf Amin yang hadir sebagai Ketua Umum MUI.

Tapi apa yang terjadi besok ? Akankah ada kericuhan baru ?

“Orang akan mengetahui siapa Habib Rizieq yang sebenarnya. Kalau orang selama ini mengenal sebagai sosok keras, tegas, sesungguhnya dia memiliki kelembuatan yang tersembunyi. Tapi pasti akan tegas kalau sudah menjaga Izzah (harga diri) Iman dan Islam,” ungkap orang dekat Habib.

Kabarnya, tim Pengacara Ahok sudah menyiapkan sejumlah pertanyaan yang diluar konteks dan memancing kemarahan Habib Rizieq.

Meski Ahok sendiri saat ditanya wartawan siang tadi hanya menjawab singkat.

“Ini pulang mau baca BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” ujar Ahok singkat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2017).

Ahok pun tak mau berbicara banyak soal sidangnya yang besok dihadiri Habib Rizieq. “Lihat saja besok,” cetusnya.

EDITOR: Yus Arza

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.