Jika Terpilih, Prabowo-Sandi Janji Tidak Jadikan BUMN Alat Kekuasaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji tidak akan menjadikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai alat kekuasaan, jika ia bersama Prabowo Subianto terpilih dalam Pilpres 2019.

“Insya Allah kalau Prabowo-Sandi mendapat amanah dari Allah Subhanahu wa ta’ala, dipilih oleh rakyat Indonesia menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2014, kita akan jaga BUMN ini bukan alatnya Prabowo-Sandi,” kata Sandiaga dalam diskusi bertajuk ‘Selamatkan BUMN sebagai Benteng Ekonomi Nasional’ di Hotel Ambhara, Jakarta, Rabu (12/12).

Sandi menilai pengelolaan BUMN saat ini sangat mengkhawatirkan lantaran tidak memberi pendapatan signifikan bagi negara dan tidak mampu menyejahterakan rakyat Indonesia.

“Hal itu terjadi karena BUMN tidak dikelola dengan prinsip best practice. Sebaliknya malah dikelola dibawah tekanan politik dan kekuasaan,” kata Sandi.

Menurutnya BUMN punya tugas besar, sehingga jangan sampai menjadi alat kekuasaan dan nantinya akan menggerakkan BUMN tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sehingga, katanya, utang negara tidak akan membludak.

“Ini tugas lebih besar dari Prabowo-Sandi. Ini BUMN untuk pastikan Indonesia adil makmur. Kuncinya adalah BUMN ini kalau BUMN bisa kita gerakan tidak akan bebani APBN, utangnya nggak membludak,” jelas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

BUMN, lanjut Sandi, adalah alat milik negara, bukan alat milik pemerintah atau pun alat kekuasaan. BUMN harus dikelola secara baik dan profesional.

“Karena politisi itu come and go. Tapi integritas itu stay di BUMN. Kalau BUMN bisa membangun profesionalisme dan integritas, Insya Allah benteng ekonomi bisa diperankan oleh BUMN,” pungkasnya.

Turut tampil sebagai pembicara dalam diskusi ini yakni Menteri ESDM 2014-2016 Sudirman Said, Sekretaris Meneg BUMN 2004-2012 Said Didu, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia/KSPMI Faisal Yusra. (SU05)

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close