Hitung Cepat: Prabowo Menang di 20 Provinsi Namun Kalah Nasional, Begini Perhitungannya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Hasil hitung cepat atau quick count Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang dilakukan lembaga survei Charta Politika hingga Kamis (18/4), pukul 19.30 WIB telah mendekati 100 persen.

Pantauan SERUJI di situs hitung cepat Antara, jumlah suara hitung cepat yang sudah masuk dari seluruh provinsi di Indonesia mencapai 99,50 persen.

Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul di 20 provinsi, sisakan hanya 14 Provinsi untuk pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Prabowo-Sandi unggul di Jabar, Sumut, Banten, DKI, Sulsel, Sumsel, Riau, Sumbar, NTB, Aceh, Kalsel, Jambi, Sulteng, Kalteng, Sultra, Bengkulu, Maluku, Kepri, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Sementara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf unggul di Jatim, Jateng, Lampung, Kalbar, Papua, NTT, Bali, DI Yogyakarta, Kaltim, Sulut, Babel, Sulbar, Papua Barat, dan Kalimantan Utara.

Namun, walau unggul di lebih banyak Provinsi, Prabowo-Sandi secara nasional hanya mampu kumpulkan 45,7 persen suara, masih kalah peroleh suara dari Jokowi-KH Ma’ruf yang unggul di 54,30 persen.

Hasil quick count Charta Politika terhadap Pilpres 2019 per provinsi dengan DPT masing-masing provinsi .

Keunggulan Jokowi-KH Ma’ruf secara nasional disebabkan pasangan nomor urut 01 ini, berhasil meraih kemenangan telak di provinsi dengan jumlah suara (DPT) yang dengan jumlah besar. Seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan DI Yogyakarta.

Dari perhitungan SERUJI dengan memasukan DPT masing-masing provinsi, dengan total DPT Nasional sebesar 190.770.320 pemilih, maka Jokowi-KH Ma’ruf dari hasil quick count ini mendapat 103.569.455 suara (54,3%). Sementara Prabowo-Sandi mendapat 87.200.874 suara (45,7%).

Berikut Hasil Quick Count Charta Politika terhadap Pilpres 2019 di Seluruh Provinsi Diproyeksikan ke DPT Pemilu 2019

        
NoProvinsiJokowiPrabowoDPTSuara 1Suara 2
1Jawa Barat44,40%55,60%33.270.84514.772.25518.498.590
2Jawa Timur65,89%34,11%30.912.99420.368.57210.544.422
3Jawa Tengah75,97%24,03%27.896.90221.193.2766.703.626
4Sumatera Utara46,07%53,93%9.785.7534.508.2965.277.457
5Banten40,90%59,10%8.112.4773.318.0034.794.474
6DKI Jakarta49,24%50,76%7.761.5983.821.8113.939.787
7Sulsel37,94%62,06%6.159.3752.336.8673.822.508
8Lampung57,93%42,07%6.074.1373.518.7482.555.389
9Sumsel38,86%61,14%5.877.5752.284.0263.593.549
10Riau44,42%55,58%3.863.1971.716.0322.147.165
11Kalbar50,09%49,91%3.687.1591.846.8981.840.261
12Sumbar12,37%87,63%3.718.003459.9173.258.086
13NTB29,80%70,20%3.667.2531.092.8412.574.412
14Papua78,24%21,76%3.541.0172.770.492770.525
15Aceh18,69%81,31%3.523.774658.5932.865.181
16NTT82,18%17,82%3.391.6162.787.230604.386
17Bali86,25%13,75%3.130.2882.699.873430.415
18Kalsel32,64%67,36%2.869.166936.4961.932.670
19Di Yogyakarta67,69%32,31%2.731.8741.849.206882.668
20Kaltim51,79%48,21%2.480.7411.284.7761.195.965
21Jambi40,32%59,68%2.475.655998.1841.477.471
22Sulut73,33%26,67%1.907.8411.399.020508.821
23Sulteng45,98%54,02%1.952.810897.9021.054.908
24Kalteng49,75%50,25%1.753.224872.229880.995
25Sultra40,30%59,70%1.723.539694.5861.028.953
26Bengkulu47,28%52,72%1.399.108661.498737.610
27Maluku38,68%61,32%1.266.034489.702776.332
28Kepri47,49%52,51%1.229.424583.853645.571
29Babel63,07%36,93%932.569588.171344.398
30Sulbar61,44%38,56%865.244531.606333.638
31Gorontalo48,27%51,73%812.801392.339420.462
32Malut49,19%50,81%803.983395.479408.504
33Papua Barat73,05%26,95%742.245542.210200.035
34Kaltra66,31%33,69%450.108298.467151.641
Total DPT190.770.329103.569.45587.200.8740
Hasil AKhir54,29%45,71%

Catatan penting: Hasil quick count bukan merupakan hasil resmi pemilu. Untuk hasil resmi pemilu, menunggu perhitungan suara secara manual dari KPU.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.