Hari Ini Sidang VI Kasus Penistaan Agama

Jakarta, Seruji.com — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara hari ini, Selasa (17/1), kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bertempat di auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, sidang kali ini akan mendengarkan keterangan para saksi.

Dijadwalkan enam saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan didengar kesaksiannya, antara lain dua saksi dari anggota Kepolisian Resor Bogor, yakni Bripka Agung Hermawan dan Briptu Ahmad Hamdani. Keduanya akan mengonfrontasi kesaksian Willyuddin Abdur Rasyid Dhani yang telah memberikan kesaksian pada persidangan Selasa (10/1) pekan lalu. Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Wilyuddin memberikan keterangan bahwa ia melihat video Ahok pada 6 September 2016 dengan lokasi kejadian di Tegalega, Bogor, Jawa Barat.

Sementara itu, persiapan menjelang sidang keenam kasus dugaan penodaan agama sudah dilakukan oleh gabungan pihak polisi sejak dini hari tadi. Setidaknya 2.500 personel keamanan disiagakan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan, dan Polsek Ragunan. Pengamanan dengan mobil Barracuda dan mobil water cannon juga terlihat melengkapi kegiatan pagi ini untuk mengantisipasi pertemuan dua kubu yang pro maupun kontra Ahok.

BACA JUGA:  M Nuh: Video Ahok Tidak Ada yang Diedit

Pembekuan dan pengalihan arus lalu lintas pun sudah dilakukan, baik untuk jalur Transjakarta maupun jalur umum yang hendak melintasi Jl. Harsono RM, tempat kegiatan sidang berlangsung. Koridor VI Transjakarta sudah ditutup di dua titik pemberhentian, yaitu halte Kementan dan halte Ragunan, sehingga bus Transjakarta untuk sementara ini hanya akan berakhir di halte SMK Negeri 57 Jakarta.


Cuaca di lokasi masih mendung dan kondisi jalanan di sekitar masih terlihat basah akibat hujan semalam dan gerimis yang baru saja berhenti beberapa menit yang lalu. (be)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi