Diserang Hoaks Yang Sebut Ia Berjoget, Begini Penjelasan KH Ma’ruf Amin


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin diserang kabar bohong atau hokas yang menyebut dirinya berjoget saat acara relawan Jokowi-KH Ma’ruf di Tugu Proklamasi, Jakarta, jelang pengundian nomor urut Pilpres 2019, Jumat (21/9).

KH Ma’ruf yang berpasangan dengan calon Presiden (capres) Jokowi ini mengatakan bahwa kabar itu adalah bohong alias hoaks. Dan ia menjelaskan hal tersebut agar masyarakat tidak terpengaruh isu hoaks tersebut.

“Itu hoaks, kabar bohong, itu manipulasi,” tegas Ma’ruf, di kediamannya di Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta, Senin (24/9).

Dijelaskan oleh Rais Aam PBNU non aktif ini bahwa sebelum pengundian nomor urut di Kantor KPU Pusat, ia bersama calon presiden petahana, Jokowi, menghadiri acara relawan di Tugu Proklamasi, Jakarta.

Di sana terdapat nyanyian dan dukungan dari relawan dan aktris yang hadir. KH Ma’ruf mengaku mendengar isu yang menyebut dia berjoget bahkan berjingkrak-jingkrak di acara itu.

“Dari umur saya saja tidak mungkin bisa berjingkrak-jingkrak. Bisa habis napas saya. Saya memang bertepuk tangan saja, saya ikut Pak Jokowi karena nyanyian dukungan Pak Jokowi, saya tentu bertepuk tangan,” ujar KH Ma’ruf, yang kini berusia di atas 70 tahun itu.

KH Ma’ruf mengatakan, apabila ada yang menyebut dia berjoget, maka orang itu salah melihat. Apalagi, katanya, jika ia disebut telah habis aura keulamaannya.

“Kalau saya dibilang joget mungkin matanya rabun. Orang bertepuk tangan, kok berjoget, dari mana. Isu itu tidak betul, apalagi ada yang bilang sudah habis aura keulamaannya, dia memang sengaja buat isu itu, mudahan-mudahan dia menyadari kesalahannya,” tukasnya.

(Ant/SU01)

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close