Di Hadapan Ribuan Massa, Prabowo Janji Akan Turunkan Tarif Listrik dan Harga Pangan


BENGKULU, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto optimis dapat menurunkan tarif listrik dan berbagai harga pangan, jika nanti terpilih dalam Pilpres 2019 untuk memimpin Indonesia.

“Kami telah membentuk tim, dan tim mengatakan mampu untuk menurunkan harga listrik, (dan) makanan terutama telur, daging, ayam dan lainnya,” kata Prabowo saat berpidato di hadapan ribuan massa pendukungnya di Bengkulu, Kamis (14/3).

Diungkapkan Prabowo, pihaknya telah telah membentuk tim pakar yang berisi ahli keuangan, tambang, industri, teknologi, perdagangan, dan ekonomi untuk menentukan apakah harga sejumlah kebutuhan vital masyarakat, termasuk listrik dan bahan pokok tersebut bisa turun atau tidak.

Prabowo: Kekayaan Indonesia Berlimpah, Tapi Diambil Negara Lain

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Konferensi Nasional Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (17/12/2018). (foto:Twitter @sandiuno)

Ketua Partai Gerindra ini juga menyebutkan bahwa kekayaan bangsa Indonesia sangat melimpah. Namun, tidak tinggal di Indonesia, tetapi diambil oleh negara lain.

“Sangat disayangkan selama ini kekayaan kita tidak tinggal di daerah kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, tegas Prabowo, ia bersama Sandiaga Uno siap berbakti untuk bangsa dan negara Indonesia.

“Kami bertekad untuk menjaga agar kekayaan Indonesia dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Dengan Memberantas Korupsi, Prabowo Yakin Rakyat Dapat Sejahtera

Prabowo saat kampanye di Pantai Panjang, Bengkulu, Kamis (14/3/2019). (foto:istimewa)

Pada kesempatan itu, mantan Danjen Kopassus ini juga berkomitmen membentuk pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Saya optimis, masyarakat Indonesia bisa sejahtera, jika dapat mengamankan kekayaan negara sehingga dapat memperbaiki gaji, seperti gaji honorer, gaji pegawai, hakim, polisi, jaksa agar mereka tidak ragu membela rakyat Indonesia,” tuturnya.

Dalam kampanye di Bengkulu, Prabowo juga berjanji untuk menjaga petani kelapa sawit dan petani karet dengan amankan penghasilan mereka agar tidak jatuh dan bisa hidup dengan layak.

“Dalam arah yang tidak benar, rakyat kita sudah merasakan hal tersebut, korupsi di Indonesia sudah sangat parah dan bisa disebut stadium empat. Setiap proyek tidak ada yang beres,” terangnya.

Kunjungan Prabowo ke Bengkulu berlangsung singkat. Prabowo tiba di Bengkulu pukul 14.00 WIB, kemudian bertemu pendukungnya di tepi Pantai Panjang. Setelah itu, langsung bertolak ke Jakarta.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close