Dapat Bocoran Pertanyaan Sebelum Debat, TKN Jokowi Apresiasi KPU


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, menyambut baik kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang mengirimkan terlebih dahulu sejumlah daftar pertanyaan kepada capres-cawapres, sebelum Debat Capres berlangsung.

Hal itu disampikan Sekretaris TKN, Hasto Kristiyanto menanggapi model pertanyaan terbuka yang menjadi kebijakan KPU dalam Debat Capres. Selain juga ada model pertanyaan tertutup yang nanti langsung disampaikan paslon ke paslon lainnya.

“Dengan (cara) itu kami ingin berikan program yang jelas. Berikan skala prioritas ke depan,” kata Hasto kepada wartawan di Jakarta, Ahad (6/1).

Menurut Hasto model pertanyaan terbuka dengan terlebih dahulu dikirim daftar pertanyaan sebelum debat, akan mendorong capres-cawapres memperjelas penyampaian pandangannya terkait permasalahan yang ditanyakan.

Sisi lain, lanjut Hasto, seorang pemimpin tidak hanya dinilai bagaimana cara menjawab pertanyaan dalam debat, tapi juga karakter positifi di depan publik.

“Pemimpin bukan hanya (bisa) jawab pemetaan (pertanyaan), tapi karakter. Dengan karakter yang baik, turun bersama rakyat, itu jadi modal utama pak Jokowi dan KH Ma’ruf,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPU akan mengirimkan daftar pertanyaan panelis kepada paslon, sepekan sebelum acara Debat Capres dimulai pada 17 Januari 2019.

“Ditargetkan tanggal 10 lah, pertanyaan dikirim, seminggu sebelum pelaksanaan debat,” kata Ketua KPU, Arief Budiman kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (5/1).

Daftar pertanyaan akan dibuat oleh panelis, yang disusun secara singkat. Dengan cara itu, kata Arief, peserta akan memiliki banyak waktu untuk mempelajari pertanyaan. (ARif R)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close