Belum Masanya, Bawaslu Duga Iklan Jokowi-KH Ma’ruf Langgar Aturan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menduga iklan pasangan calon (paslon) capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin yang dipasang di berbagai media cetak nasional hari ini, Rabu (17/10) melanggar aturan yang ada.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian adanya dugaan pelanggaran atas pemasangan iklan tersebut.

“Diduga ada ya (pelanggaran, red), tapi kami masih lakukan kajian untuk jadikan temuan,” kata Bagja saat dikonfirmasi, Rabu (17/10).

Dijelaskan oleh Bagja, Bawaslu akan mengkaji apakah iklan tersebut termasuk kategori kampanye atau tidak, dan jika ditemukan pelanggaran sanksinya menjadi tugas dari Sentra Penegakan Hukum Terpadu(Sentra Gakkumdu) yang beranggotakan Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan.


Menurut Bagja, berdasarkan jadwal kampanye yang ada, seharusnya pemasangan iklan kampanye di media massa baru boleh dilakukan 21 hari sebelum masa tenang pada 21 Maret sampai 13 April 2019.

“Kan belum masanya, di media massa itu kan 21 hari sebelum masa tenang, baru boleh dimulai (iklan kampanye, red) di media massa,” ujarnya.

Baca juga: Kritik Iklan Jokowi di Bioskop, Fadli Zon: Pakai Uang Negara, Mubazir

Pada hari ini, Rabu (17/10) diberbagai media cetak nasional terpasang iklan yang paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dalam iklan tersebut terpasang foto Jokowi dan KH Ma’ruf Amin dsertai nomor urut mereka 01, serta slogan paslon ini “Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Indonesia”.

Di iklan tersebut juga tercantum nomor rekening untuk donasi yang mengatasnamakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi KH Ma’ruf Amin. (ARif R)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

Bantah Ada Persekusi Jurnalis di Munajat 212, Panitia: Ada Upaya Framing Negatif

Panitia Munajat 212 menduga ada upaya pengalihan isu dan framing negatif terhadap acara 'Munajat 212'.

Dukung Program Pariwisata, PT KAI Hidupkan 4 Jalur Kereta di Jawa Barat

4 jalur kereta api di Jabar kembali dihidupkan. Inilah jalur-jalurnya

Sesalkan Persekusi Terhadap Jurnalis Saat Acara ‘Munajat 212’, PWI Minta Polisi Usut Tuntas

PWI kecam kekerasan terhadap jurnalis saat acara Munajat 212, minta polisi usut tuntas.

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

The Habibie Center: Sudirman Harus Buktikan Pertemuan Rahasia Jokowi-Bos Freeport

Pengamat menilai Sudirman harus ungkap bukti-bukti dari pernyataannya, apalagi ada yang bertolak belakang dari yang disampaikan pada 2015 silam.

TERPOPULER

Festival Cap Go Meh 2019 di Singkawang Dibanjiri Ribuan Wisatawan

Perayawaan Cap Go Meh di Singkawang jadi data tarik wisatawan mancanegara. Simak keramaiannya...

Bagi Pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, Inilah Lokasi Nobar Debat Capres Yang Disiapkan TKN

Nonton bareng acara Debat Capres bagi pendukung Jokowi, bisa datang ke lokasi ini.

Survei LSI: Walau Naik 2,1 Persen, Elektabilitas Demokrat Masih di Urutan Buncit dari 5 Partai Besar

Demokrat masih belum beranjak dari posisi paling buncit dari 5 partai besar di Indonesia.

Ombudsman Tegaskan Lahan Prabowo Bukan HGU Tapi HPHTI

Akhirnya setelah ditelusuri, Ombudsman memastikan lahan yang dikuasai Prabowo adalah HPHTI, bukan HGU.

Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ketua DPC Gerindra Gunung Kidul Akan Gugat KPU

Ketua DPC Partai Gerindra Gunung Kidul, Ngadiyono Ngadiyono mempertanyakan keputusan KPU Gunung Kidul yang mencoret namanya sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Daftar Calon Tetap Pemilu 2019.