Akhirnya Putuskan Dukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019, Begini Alasan Dahlan Iskan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan akhirnya menjatuhkan pilihannya untuk mendukung pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019.

Keputusan Dahlan disampaikan saat menghadiri acara Pidato Kebangsaan Prabowo yang berjudul ‘Indonesia Menang Bersama Prabowo-Sandi’ di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jumat (12/4).

“Hari ini saya menjatuhkan pilihan kepada pak Prabowo,” kata Dahlan saat menyampaikan sambutannya di acara yang dihadiri tokoh-tokoh pendukung Prabowo-Sandi.

Dahlan Iskan Putuskan Dukung Prabowo-Sandi Bukan Karena Dendam

Ijtima' Ulama II
Calon Presiden Prabowo menandatangani pakta integritas di Ijtima Ulama II, Ahad (16/9/2018). (foto:istimewa)

Disampaikan Dahlan, keputusannya menjatuhkan pilihan pada Prabowo-Sandi bukan karena persoalan yang dihadapinya dimasa kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Bukan karena mempertimbangkan nasib saya selama lima tahun terakhir. Itu saya anggap risiko  saya sebagai pengabdi,” tutur Dahlan.

Menurutnya, apa yang ia hadapi adalah risikonya, sama dengan risiko yang dihadapi Jokowi di fitnah selama 4,5 tahun ini, dan Prabowo yang difitnah selama lebih 17 tahun.

Tahun 2014 Dahlan Putuskan Dukung Jokowi, dan Berbalik Dukung Prabowo di 2019

Dahlan Iskan

Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Abah tersebut juga mengisahkan bagaimana saat Pilpres 2014 ia menjatuhkan pilihan pada Jokowi, bukan pada Prabowo.

“Saat itu Dahlanis (komunitas simpatisan Dahlan Iskan, red) sudah berkumpul dan sebagian besar memutuskan untuk memilih Prabowo. Tapi saya veto, kita harus dukung pak Jokowi karena program-programnya,” ungkap Dahlan.

Namun, di Pilpres 2019 ini, kata Dahlan, ia akan mengikuti keputusan Dahlanis yang memilih mendukung Prabowo-Sandi.

“Pemilu tahun ini ganti saya yang ikut pimpinan Dahlanis untuk ke pak Prabowo,” ujarnya.

Dahlan Berharap Banyak Pada Jokowi Lima Tahun Silam

Capres nomor urut 01, Jokowi saat kampanye terbuka di Balikpapan, Kamis (28/3/3019). (foto:Istimewa)

Dahlan juga menceritakan bahwa lima tahun yang lalu ia sangat berharap banyak pada Presiden Jokowi, karena meiliki program besar yang disebut revolusi mental.

Diungkapkan Dahlan untuk mendukung Jokowi masa itu, ia mengadakan deklarasi besar-besaran mendukung Jokowi menjelang Pilpres 2014, di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Selain program revolusi mentak, Dahlan juga berharap jika Jokowi memerintah maka pendapatan per kapita masyarakat Indonesia dapat meningkat menjadi 7.000 dolar AS per tahun.

“Karena lima tahun yang lalu pendapatan 5.000 dolar AS per tahun, jadi wajar saya berharap kalau lima tahun berikutnya bisa 7.000 dolar AS per tahun, lalu 9.000 dolar AS per tahun. Kalau itu terwujud akan menjadi besar dan jaya, tapi tidak terlaksana,” tukas Dahlan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy