Ahli Hukum Pidana UII: Jelas Ahok Sengaja Menista

JAKARTA – Ada tiga kalimat penting yang menjadi fokus ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII) Mudzakkir.  Dia memfokuskan pada pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Ahli hukum pidana ini dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang ke-11 penodaan agama Islam dengan terdakwa Ahok, Selasa (21/2).

“Tiga kalimat yang saya fokuskan. Intinya kalimat paling penting yang Basuki katakan, yaitu ‘jangan percaya sama orang’. Kedua ‘maka kamu enggak pilih saya’. Ketiga ‘dibohongi pakai’ yang kemudian dilanjutkan dengan kata ‘dibodohi’. Tiga kata ini yang saya analisis,” rinci Mudzakkir.

Mudzakkir menjelaskan, dari tiga kalimat tersebut ia menilai Ahok menganggap orang yang menggunakan Al Maidah 51 sebagai alat kebohongan.

“Menurut saya jelas bahwa maksud dan tujuan terkait dengan pemilihan (pilgub) dengan menggunakan kata-kata dibohongin atau kata-kata yang lain dibodohi dan seterusnya itu,” tambah Mudzakkir.

Mudzakkir juga menilai Ahok dengan sengaja menista agama Alquran. “Ya sengaja karena ini ada hubungannya dengan konteks keterpilihannya (dalam Pilgub DKI). Itu yang saya sebut tadi dengan kesengajaan dengan kepastian,” tuturnya.

Soal hukum pidana, Mudzakkir menilai pelaku kejahatan dinilai dari perbuatannya, bukan dengan lingkungannya. “Siapapun yang berbuat, dia bertanggung jawab. Perbuatan kejahatan seperti apa bisa dikonstruksi ada niat atau tidak,” jelasnya.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Pemimpin Belum Lulus

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy