Rekapitulasi KPU Riau Selesai: Sapu Bersih Seluruh Wilayah, Prabowo Menang Telak 61,27 Persen

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau akhirnya menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 pada Ahad (19/5) petang, setelah beberapa kali mengalami penundaan akibat rekapitulasi KPU Kabupaten Bengkalis yang belum selesai.

Dari hasil rekapitulasi yang berlangung di Kantor KPU Provinsi Riau di Kota Pekanbaru tersebut, untuk Pilpres 2019 pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Prabowo-Sandiaga berhasil meraup dukungan masyarakat Riau dengan meraih 1.975.287 suara, atau 61,27 persen dari total suara sah yang berjumlah 3.223.999 suara. Sementara Jokowi-KH Ma’ruf mendapat 1.248.713 suara (38,73%)

Prabowo Sapu Bersih Seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau

Hasil rekapitulasi KPU Provinsi Riau untuk Pilpres 2019.

Prabowo-Sandiaga menyapu bersih kemenangan di seluruh wilayah di Provinsi Riau yang berjumlah 12 Kabupaten/Kota.

Kemenangan terbesar diraih pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya ini di Kota Pekanbaru. Di daerah asal cawapres Sandiaga Uno yang dilahirkan di Rumbai, Pekanbaru ini, Prabowo-Sandiaga berhasil meraih dukungan 73,63 persen dari total suara sah yang berjumlah 478.664 suara. Sementara Jokowi-KH Ma’ruf di Kota Pekanbaru hanya meraih 26,37 persen.

Suara terbanyak juga diraih Prabowo-Sandiaga di Kota Pekanbaru dengan 352.417 suara, meninggalkan Jokowi-KH Ma’ruf dengan 126.247 suara.

KPU menyatakan jumlah suara sah dalam pemilihan presiden dan wakil presiden di Riau sebanyak 3.224.000, dan ada sebanyak 47.530 suara yang dinyatakan tidak sah.

Total jumlah pemilih di Riau sebanyak 4.186.053 orang, sedangkan jumlah pengguna hak pilih pada Pemilu serentak 2019 sebanyak 3.271.530 orang. Dengan begitu tingkat partisipasi pemilih untuk Pilpres 2019 di Riau mencapai 78,15 persen.

Berikut Tabel Rekapitulasi Perhituangan Suara Pilpres 2019 di Provinsi Riau

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
1Kuansing61.226126.434187.66032,63%67,37%
2Kampar123.274284.082407.35630,26%69,74%
3Kota Dumai66.33492.373158.70741,80%58,20%
4Inhu100.569134.386234.95542,80%57,20%
5Inhil134.433202.862337.29539,86%60,14%
6Rohil148.215165.639313.85447,22%52,78%
7Rohul112.839160.064272.90241,35%58,65%
8Meranti49.62554.227103.85247,78%52,22%
9Pelalawan83.71697.660181.37646,16%53,84%
10Siak104.975125.489230.46445,55%54,45%
11Pekanbaru126.247352.417478.66426,37%73,63%
12Bengkalis137.260179.654316.91443,31%56,69%
TOTAL1.248.7131.975.2873.223.99938,73%61,27%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER