Peringati HKN, Gubernur: Utamakan Preventif Dibading Pengobatan

0
18
HKN
Kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) diikuti rangkaian cuci tangan pakai sabun (Foto: Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Stakeholder yang terlibat dalam pelayanan kesehatan juga diminta untuk menggaungkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Utamakan preventif, daripada pengobatan. Pengobatan juga perlu, untuk pemulihan saat sudah sakit. Tapi preventif sebelum datang sakit itu lebih penting,” kata Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi dalam perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-53 di Pelataran Istana Maimun, Jum’at (15/12).

T Erry Nuradi menyebutkan perilaku hidup sehat untuk mencegah berbagai ancaman penyakit. Pelaksanaannya harus dimulai dari keluarga.

“Dapat dilakukan dengan cara melakukan aktifitas fisik, berolahraga, mengonsumsi sayur dan buah, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menjaga pola hidup sehat,” pesannya.

Karena itu, lanjut Erry, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), masyarakat didorong melakukan tindakan pencegahan dengan perilaku hidup bersih dan sehat dibanding pengobatan.

“Kita saling ingat mengingatkan, terutama yang bidang kesehatan mendorong masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Terus bergandeng tangan untuk pelayanan masyarakat Sumut,” harapnya.

Sementara, Kadinkes Sumut Agustama menyampaikan, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk berperan aktif di bidang kesehatan dalam mewujudkan keluarga sehat dan tentunya mengkampanyekan Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat.

“Kami juga telah melaksanakan seminar kesehatan dengan tema seperti pada tema acara ini, ‘Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku’, 13 November lalu. Juga jambore kader posyandu dan gebyar cuci tangan pakai sabun. Kami harap masyarakat lebih sadar untuk menerapkan pola hidup sehat,” ucapnya. (Mica/SU02)

 

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....