KPU Sumut Akan Lanjutkan Pleno Rekapitulasi Suara Pada Tanggal 12 Mei

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara akan melanjutkan kembali rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi pada Ahad (12/5).

“Rencananya rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara lanjutan itu kami gelar di Hotel Santika Medan,” kata Ketua KPU Sumut Yulhasni di Medan, Sabtu (11/5).

Ia menyampaikan beberapa alasan mengapa rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara lanjutan tersebut digelar Ahad (12/5), yakni karena rekapitulasi Kabupaten Nias Selatan baru selesai pada 10 Mei 2019 malam karena adanya rekomendasi Bawaslu Nias Selatan.

Artinya juga para komisioner KPU Nias Selatan baru bisa berangkat ke Medan 11 Mei 2019.

Kemudian rekapitulasi di Kabupaten Deli Serdang masih berlangsung sampai 12 Mei 2019 karena masih menyisakan 557 TPS yang masih dihitung di Kecamatan Percut Sei Tuan.

Rekapitulasi Kota Medan diperkirakan selesai 10 Mei 2019 malam dan penyerahan ke KPU Sumut akan dilakukan 11 Mei 2019.

“Kemudian adanya rekomendasi Bawaslu Sumut terhadap rekapitulasi di Kabupaten Nias yang sampai sekarang masih berproses di Kabupaten Nias. Jadi itu lah beberapa alasan kami menggelar rekapitulasi lanjutan Minggu 12 Mei besok,” katanya.

Sebelumnya ia juga menyampaikan partisipasi pemilih dalam pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 lalu untuk Sumatera Utara mencapai 79,91 persen atau melampaui target nasional sebesar 77,5 persen.

“Pilpres tahun 2014 tingkat partisipasi pemilih hanya 69 persen. Kalau kali ini mencapai 79,91 persen bahkan melewati target nasional yang hanya 77,5 persen,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.