KPU Nias Mulai Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten

NIAS, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias, Sumatera Utara, melakukan pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum (Pemilu) tingkat kabupaten.

Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Firman Mendrofa dan dihadiri Bawaslu serta saksi partai politik di hall Sangehao, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, dimulai Kamis (2/5).

“Pelaksanan rapat pleno kita jadwalkan tanggal 2 Mei hingga 4 Mei 2019, jika selesai lebih awal maka cukup dua hari atau hingga tanggal 3 Mei 2019,” kata Fiman.

Pada pembukaan rapat, ia menyebutkan jika rekapitulasi suara diawali dari suara pemilu presiden dan wakil presiden, kemudian DPR RI, DPD, DPRD provinsi dan terakhir DPRD kabupaten/kota.

“Kita berharap proses rekapitulasi berjalan aman dan damai, jika kelak ada yang protes, kita sudah memberi waktu usai semua PPK membaca hasil rekapitulasi tingkat kecamatan,” jelasnya.

Firman Mendrofa menerangkan jika ada 10 kecamatan di Kabupaten Nias yang akan mengikuti pleno rekapitulasi penghitungan suara.

Usai pleno penghitungan suara tingkat kabupaten/kota tanggal 2 Mei sampai 4 Mei 2019, pleno tingkat provinsi akan digelar pada tanggal 7 Mei 2019 hingga selesai.

“Hingga saat ini belum ada permasalah, karena masalah dan perdebatan tingkat kecamatan sudah diperbaiki dengan saksi dan pengawas kecamatan saat rekapitulasi tingkat kecamatan,” ucapnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.