KPU Batam Hadapi Empat Gugatan PHPU

BATAM, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Kepulauan Riau, menghadapi empat gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 untuk pemilihan umum legislatif.

“Ada empat partai, yaitu PPP untuk TPS 01 Tanjungriau, PDIP untuk Batam Kota, Partai Gerindra dan Partai Perindo,” kata Komisioner KPU Batam, Muliadi Evendi di Batam, Rabu (29/5).

Ia menyatakan KPU Batam belum menerima pokok permohonan gugatan yang diajukan setiap partai penggugat, sehingga belum dapat menyiapkan jawaban secara rinci.

“Banyak gugatan yang masuk, KPU RI memilah. Setelah tahu seperti apa baru kami siapkan jawaban,” kata dia.


Meski begitu, KPU Batam mulai menyiapkan langkah-langkah untuk persidangan, dimulai dari menyusun kronologi setiap tahapan, pemilu, termasuk pleno di tingkat kecamatan dan kota.

KPU Batam juga mengumpulkan apa saja yang menjadi keberatan saksi dalam setiap rapat pleno, yang bisa dijadikan bukti saat sidang.

KPU Batam juga mulai memilah kotak-kotak suara yang menjadi pokok gugatan, agar tidak kerepotan bila MK meminta untuk membuka kembali kotak suara.

“Agar saat MK meminta dibuka, kami tidak repot lagi karena kotak itu banyak di gudang. Itu termasuk barang bukti, C1 plano, daftar hadir, dan lainnya,” kata dia.

Menurut dia, jawaban pemilu harus sudah selesai pada pertengahan Juni 2019 agar bisa digunakan saat sidang, yang diperkirakan awal Juli 2019. “Jawaban disampaikan provinsi, baru nanti ke KPU RI,” kata dia.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi