Korban Abu Tours Berjatuhan, 4 Orang Sudah Melapor ke Polda Sumut

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Polda Sumatera Utara hingga saat ini baru menerima laporan dari empat korban terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan Abu Tours. Kasus penipuan travel umrah ini diduga memakan banyak korban.

“Sampai saat ini, baru empat orang korban yang melapor,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Rabu (11/4).

MP Nainggolan menegaskan, jika Polda Sumut saat ini juga tengah menyiapkan administrasi pelimpahan berkas perkara travel yang beralamat di Jalan Abdullah Lubis, Medan tersebut ke Makasar.

“Kita masih siapkan administrasi pelimpahannya. Dan dalam waktu dekat segera kita limpahkan ke Sulawesi,” jelasnya.

Meskipun begitu, MP Nainggolan mengatakan, jika Polda Sumut menduga di Sumut masih ada korban lainnya dari travel umroh Abu Tours ini. Karena itu, pihaknya masih menunggu adanya masyarakat yang melaporkannya.

“Kemungkinan masih ada korban lain, tapi belum melapor. Jadi kalau ada, kami masih menunggu,” tandasnya. (Mica/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy