H+3 Lebaran 2019, Bandara Kualanamu Masih Terlihat Sepi

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Penumpang arus balik di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (8/6) atau H+3 Lebaran Tahun 2019, belum begitu ramai.

“Diperkirakan penumpang arus balik akan membludak pada Minggu (9/6),” kata seorang pemudik dari Medan, Dahlia Mutiara (40) di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (8/6).

Ia mengaku secepatnya berangkat ke Jakarta dengan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia, karena sudah puas merayakan Lebaran di Medan dan dapat berkumpul bersama orang tua, serta keluarga.

“Selain itu, untuk menghindari padatnya penumpang arus balik di Bandar Udara Internasional Kualanamu,” ujar Dahlia.

Ia mengatakan pada Hari Senin (10/6) kembali masuk bekerja seperti biasanya di salah satu perkebunan milik BUMN, dan setelah selesai melaksanakan cuti lebaran.

“Saya tidak ingin terlambat masuk kerja, harus memberikan contoh yang terbaik,” ucapnya.

Sementara, arus balik dari berbagai daerah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara yang berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang pada H+3 Lebaran 2019, mulai ramai dan puncaknya diperkirakan hari Ahad (9/6).

Pemantauan di Bandara Internasional Kualanamu, Sabtu sore, para pemudik mengaku berasal dari Medan, Lubuk Pakam, Pematang Siantar, Binjai, Langkat dan beberapa daerah lainnya.

Sebahagian para pemudik dari luar daerah tersebut, tiba Bandara Internasional Kualanamu diantarkan oleh keluarga mereka. Ada juga yang menggunakan jasa transportasi taksi, Damri, kereta api, dan angkutan lainnya.

Data yang diperoleh dari Posko PT Angkasa Pura II (Persero) menyebutkan jumlah penumpang keberangkatan domestik sebanyak 4.064 orang dan kedatangan 3.024 orang. Total penumpang seluruhnya mencapai 7.808 orang.

Dari segi fasilitas dan infrastruktur Bandar Udara Internasional Kualanamu mampu melayani pendaratan dan penerbangan pesawat berbadan besar, yakni Airbus A380 dan pesawat sejenisnya.

Bandara Internasional Kualanamu juga mampu menampung 35 pergerakan pesawat per jam, namun saat ini baru melayani 22 pergerakan per jam.

Saat Lebaran bisa meningkat hingga 24 sampai dengan 25 pergerakan sehingga slot masih terbuka lebar bagi airlines yang berencana menambah penerbangannya ke Bandara Kualanamu. Hal itu sejalan dengan program PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER