MEDAN, SERUJI.CO.ID – Banjir bandang merendam ribuan rumah di Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara. Banjir diakibatkan meluapnya Sungai Padang dan Sungai Bahilang yg melintasi Kota Tebing Tinggi.
“Banjir mulai naik tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB. Banjir menggenangi rumah warga lebih kurang 1.500 rumah,” kata Kepala BPBD Kota Tebing Tinggi Wahid Sitorus, Kamis (4/1).
Wahid menyebutkan tercatat ada sekitar 1.500 rumah dari lima kecamatan yang terdampak banjir yakni Kecamatan Padang Hulu, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kecamatan Bajenis, Rambutan, dan Kecamatan Padang Hilir.
“Korban jiwa tidak ada. Banjir diakibatkan meluapnya Sungai Padang dan Sungai Bahilang. Banjir paling parah di Tebing Tinggi Kota dan Kecamatan Bajenis. Ketinggian air mencapai 1,5 meter, sampai plavon rumah warga,” jelas Wahid.
Akibat banjir yang melanda pemukiman warga, sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Namun begitu, ada juga warga yang bertahan.
“Meski air berangsur surut, kita khawatir banjir kiriman dari hulu kembali terjadi mengingat cuaca ekstrem di mana intensitas curah hujan cukup tinggi. BPBD dengan instansi terkait sedang evakuasi warga ke daerah yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Mica/Hrn)
