Silaturahim Ulama Jatim Hadirkan Pangdam dan Kapolda

0
78
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifien. (Foto: kominfo.jatimprov.go.id)

SURABAYA – Dua jenderal bintang dua di Jawa Timur, yakni Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifien menghadiri seminar nasional dan silaturahmi ulama Jawa Timur. Acara yang juga diikuti 2.000 santri ini diisi paparan dari Panglima TNI yang diwakili Asisten Teritori (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto.

“Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini dengan menghadirkan Panglima TNI adalah untuk menyiapkan dan membekali  kepada para santri agar mampu meneruskan dan  menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seutuhnya,” kata KH Asef Saifudin Chalim saat kegiatan di Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (21/2).

Acara mengambil tema “Eksistensi Santri Dalam Membangun Peradaban Bangsa di Era Globalisasi”. Ketua MUI Jatim KH Abdus Somad Buchori yang hadir dalam acara juga menyampaikan paparan materi dengan tema “Memupuk Rasa Jihad Untuk Membentengi NKRI”.

Selanjutnya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto memaparkan tentang situasi dan kondisi Indonesia. Wiyarto menjelaskan berbagai persoalan terkait aspek ketahanan pangan hingga aspek pencegahan radikalisme dan terorisme.

“Negara kita ini banyak yang ingin memiliki karena negara kita kaya akan sumber energi. Kita negara agraris, maka akan terasa aneh apabila kita justru mengimpor beras dari negara lain. Oleh karena itu, sejak 2015 TNI mengadakan pendampingan kepada para petani, sehingga kita mampu menjadi negara swasembada pangan,” jelasnya. Ia juga mencontohkan dengan menunjukkan negara-negara konflik yang semuanya bukan tidak mungkin akan terjadi  di NKRI.

“Yang sengaja diciptakan oleh negara negara lain seperti Amerika, dengan maksud untuk mengambil kekayaan yang ada pada negara kita,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini pula diputarkan video pelatihan anak-anak yang direkrut oleh para teroris untuk menjadi penerus dari orang tuanya untuk menjadi teroris.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polresta Madiun Amankan Ribuan Liter Miras

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Madiun Kota, Jawa Timur mengamankan sebanyak 1.725 liter minuman keras selama Operasi Tumpas Semeru 2018 yang digelar pada tanggal...

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...