Mikul Dhuwur Mendhem Jero

Silaturahim Ulama Jatim Hadirkan Pangdam dan Kapolda

0
48
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifien. (Foto: kominfo.jatimprov.go.id)

SURABAYA – Dua jenderal bintang dua di Jawa Timur, yakni Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifien menghadiri seminar nasional dan silaturahmi ulama Jawa Timur. Acara yang juga diikuti 2.000 santri ini diisi paparan dari Panglima TNI yang diwakili Asisten Teritori (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto.

“Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini dengan menghadirkan Panglima TNI adalah untuk menyiapkan dan membekali  kepada para santri agar mampu meneruskan dan  menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seutuhnya,” kata KH Asef Saifudin Chalim saat kegiatan di Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (21/2).

Acara mengambil tema “Eksistensi Santri Dalam Membangun Peradaban Bangsa di Era Globalisasi”. Ketua MUI Jatim KH Abdus Somad Buchori yang hadir dalam acara juga menyampaikan paparan materi dengan tema “Memupuk Rasa Jihad Untuk Membentengi NKRI”.

Selanjutnya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto memaparkan tentang situasi dan kondisi Indonesia. Wiyarto menjelaskan berbagai persoalan terkait aspek ketahanan pangan hingga aspek pencegahan radikalisme dan terorisme.

“Negara kita ini banyak yang ingin memiliki karena negara kita kaya akan sumber energi. Kita negara agraris, maka akan terasa aneh apabila kita justru mengimpor beras dari negara lain. Oleh karena itu, sejak 2015 TNI mengadakan pendampingan kepada para petani, sehingga kita mampu menjadi negara swasembada pangan,” jelasnya. Ia juga mencontohkan dengan menunjukkan negara-negara konflik yang semuanya bukan tidak mungkin akan terjadi  di NKRI.

“Yang sengaja diciptakan oleh negara negara lain seperti Amerika, dengan maksud untuk mengambil kekayaan yang ada pada negara kita,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini pula diputarkan video pelatihan anak-anak yang direkrut oleh para teroris untuk menjadi penerus dari orang tuanya untuk menjadi teroris.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya dari Myanmar

JENEWA, SERUJI.CO.ID - Badan pengungsi PBB pada Senin (25/9) menyerukan peningkatan dukungan buat sebanyak 436.000 pengungsi Rohingya yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh...
#savepartaigolkar

DPP Terindikasi Lakukan Politik Transaksional, Kader Golkar Jabar Kumpulkan Koin

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ribuan kader Golongan Karya se-Jawa Barat melakukan aksi pengumpulan koin sebagai bentuk sindiran terhadap DPP Partai Golkar yang terindikasi melakukan politik...

Politisi PKS: Soliditas PKS-Gerindra Harus Dijaga

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haris Yuliana menyatakan soliditas antara PKS dengan Gerindra harus dijaga dengan baik untuk bersama-sama membangun politik...

Pemerintah Sebut Investasi Dana Haji Tingkatkan Nilai Manfaat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Nizar Ali menyampaikan dana haji berpotensi meningkat nilai manfaatnya bila diinvestasikan. "Peningkatan nilai manfaat...
miras

Bupati Kaget Ada 1.379 Lokasi Pedagang Miras di Wilayahnya

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin kaget dengan menyebarnya pedagang minuman keras/beralkohol hingga tercatat sebanyak 1.379 lokasi di wilayahnya. Oleh karenanya, ia...
bps

Peringati Hari Statistik Nasional, BPS Serukan Pembangunan Berlandaskan Data

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Secara nasional, tanggal 26 September diperingati sebagai Hari Statistik Nasional (HSN). Dalam peringatan HSN 2017 tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS)...