Silaturahim Ulama Jatim Hadirkan Pangdam dan Kapolda

43
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifien. (Foto: kominfo.jatimprov.go.id)

SURABAYA – Dua jenderal bintang dua di Jawa Timur, yakni Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifien menghadiri seminar nasional dan silaturahmi ulama Jawa Timur. Acara yang juga diikuti 2.000 santri ini diisi paparan dari Panglima TNI yang diwakili Asisten Teritori (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto.

“Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini dengan menghadirkan Panglima TNI adalah untuk menyiapkan dan membekali  kepada para santri agar mampu meneruskan dan  menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seutuhnya,” kata KH Asef Saifudin Chalim saat kegiatan di Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (21/2).

Acara mengambil tema “Eksistensi Santri Dalam Membangun Peradaban Bangsa di Era Globalisasi”. Ketua MUI Jatim KH Abdus Somad Buchori yang hadir dalam acara juga menyampaikan paparan materi dengan tema “Memupuk Rasa Jihad Untuk Membentengi NKRI”.

Selanjutnya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto memaparkan tentang situasi dan kondisi Indonesia. Wiyarto menjelaskan berbagai persoalan terkait aspek ketahanan pangan hingga aspek pencegahan radikalisme dan terorisme.

“Negara kita ini banyak yang ingin memiliki karena negara kita kaya akan sumber energi. Kita negara agraris, maka akan terasa aneh apabila kita justru mengimpor beras dari negara lain. Oleh karena itu, sejak 2015 TNI mengadakan pendampingan kepada para petani, sehingga kita mampu menjadi negara swasembada pangan,” jelasnya. Ia juga mencontohkan dengan menunjukkan negara-negara konflik yang semuanya bukan tidak mungkin akan terjadi  di NKRI.

“Yang sengaja diciptakan oleh negara negara lain seperti Amerika, dengan maksud untuk mengambil kekayaan yang ada pada negara kita,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini pula diputarkan video pelatihan anak-anak yang direkrut oleh para teroris untuk menjadi penerus dari orang tuanya untuk menjadi teroris.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama