Setelah Paksa Penghuni Keluar, PT. KAI Membiarkan Rumah Dinas Tak Terawat

MADIUN – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sejak beberapa tahun belakangan ini telah memerintahkan pengosongan beberapa rumah dinas, aset eks PJKA. Pengosongan bahkan dilakukan dengan cara paksa yang mendapatkan perlawanan dari penghuni rumah.

Rumah yang dipaksa ditinggal penghuninya tersebut saat ini dalam kondisi tidak terawat bahkan ada yang sudah dalam kondisi akan ambruk dengan ditumbuhi tanaman liar diseluruh permukaan rumah.

Ketua Perkumpulan Mayapada Pinasthi (warga eks rel kereta api lintas Madiun-Slahung), Darmianto menyayangkan kondisi rumah yang tidak terawat tersebut dan sikap PT.KAI yang memaksa mengosongkan paksa rumah tersebut.

“Kenapa PT.KAI dulu tega mengosongkan paksa, sedangkan saat ini rumah tersebut dalam kedaan rusak,” kata Darminato kepada SERUJI, Jumat (28/4), melalui pesan tertulisnya.

Darmianto menganggap tindakan PT. KAI yang dulu bernama PJKA tersebut sebagai tindakan yang arogan dan hanya memaksakan kehendak. “Apa guna mereka mengosongkan paksa para penghuni, apa ingin menunjukkan kalau PT.KAI itu sangat arogan?” katanya.

Dari berbagai informasi, PT. KAI Daop 7 Madiun telah beberapa kali melakukan pengosongan paksa atas aset eks PJKA yang ada di daerah operasi mereka. Pada desember 2016 PT. KAI juga telah melakukan perintah pengosongan paksa atas aset milik mereka yang ditempati di di Jalan Sukarno Hatta, RT/03, RW/03, Kelurahan Nologanten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

 

EDITOR: Harun S

3 KOMENTAR

  1. Mungkin lebih baik ditempati oleh penghuni sebelumnya daripada kosong tidak terawat atau bisa juga dengan menyewakan sehingga bisa menjadi pendapatan tambahan bagi PT KAI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER