Setelah Paksa Penghuni Keluar, PT. KAI Membiarkan Rumah Dinas Tak Terawat

3
223
Bekas rumah dinas PT. KAI yang dulu dikosongkan paksa, kini seperti dibiarkan tak terawat. (Foto: Darmianto)

MADIUN – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sejak beberapa tahun belakangan ini telah memerintahkan pengosongan beberapa rumah dinas, aset eks PJKA. Pengosongan bahkan dilakukan dengan cara paksa yang mendapatkan perlawanan dari penghuni rumah.

Rumah yang dipaksa ditinggal penghuninya tersebut saat ini dalam kondisi tidak terawat bahkan ada yang sudah dalam kondisi akan ambruk dengan ditumbuhi tanaman liar diseluruh permukaan rumah.

Ketua Perkumpulan Mayapada Pinasthi (warga eks rel kereta api lintas Madiun-Slahung), Darmianto menyayangkan kondisi rumah yang tidak terawat tersebut dan sikap PT.KAI yang memaksa mengosongkan paksa rumah tersebut.

“Kenapa PT.KAI dulu tega mengosongkan paksa, sedangkan saat ini rumah tersebut dalam kedaan rusak,” kata Darminato kepada SERUJI, Jumat (28/4), melalui pesan tertulisnya.

Darmianto menganggap tindakan PT. KAI yang dulu bernama PJKA tersebut sebagai tindakan yang arogan dan hanya memaksakan kehendak. “Apa guna mereka mengosongkan paksa para penghuni, apa ingin menunjukkan kalau PT.KAI itu sangat arogan?” katanya.

Dari berbagai informasi, PT. KAI Daop 7 Madiun telah beberapa kali melakukan pengosongan paksa atas aset eks PJKA yang ada di daerah operasi mereka. Pada desember 2016 PT. KAI juga telah melakukan perintah pengosongan paksa atas aset milik mereka yang ditempati di di Jalan Sukarno Hatta, RT/03, RW/03, Kelurahan Nologanten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

 

EDITOR: Harun S

loading...

3 KOMENTAR

  1. Mungkin lebih baik ditempati oleh penghuni sebelumnya daripada kosong tidak terawat atau bisa juga dengan menyewakan sehingga bisa menjadi pendapatan tambahan bagi PT KAI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...