Polresta Sidoarjo Musnahkan Barang Bukti Narkoba dan Miras

SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Petugas Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, memusnahkan barang bukti narkotika berupa ganja dan juga minuman keras berbagai merek dalam rangka memberantas barang haram tersebut di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Kamis (17/5), mengatakan dalam pemusnahan kali ini terdapat 1.858 botol minuman keras dari berbagai jenis dan merek.

“Kemudian juga ada 20,3 kilogram ganja yang merupakan hasil tangkapan dari dua kasus narkotika yang dilakukan satuan reserse narkoba dari jaringan Medan-Sidoarjo-Surabaya,” ujarnya saat temu media di Sidoarjo, Kamis (17/5).

Ia mengemukakan, ganja tersebut merupakan hasil ungkap kasus yang pertama dengan tersangka IB dengan barang bukti ganja 8,5 kilogram.

“Sedangkan untuk kasus yang kedua dengan tersangka berinisial RP dengan barang bukti berupa ganja seberat 11,8 kilogram,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk barang bukti berupa minuman keras adalah hasil razia dari satuan Sabhara dan Polsek Jajaran Polresta Sidoarjo selama sepuluh hari terakhir.

“Ia mengatakan, untuk barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam mesin incenerator sehingga terbakar habis dan untuk minuman keras akan dilindas dengan menggunakan alat berat,” katanya.

Ia mengatakan pengungkapan kasus seperti ini akan terus menerus dilakukan dan bertekad untuk memberantas peredaran Narkoba maupun minuman yang ada di wilayah Sidoarjo.

“Namun saya meminta dukungan semua pihak untuk melakukannya, terutama kepada Bupati Sidoarjo yang telah mengeluarkan surat edaran tentang pelarangan peredaran Miras di Sidoarjo. Selain itu juga dikeluarkan surat edaran penutupan tempat-tempat hiburan selama bulan Ramadhan sebagai komitmen pemerintah daerah untuk meminimalkan dan menghilangkan peredaran miras di Sidoarjo,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah meminta masyarakat Sidoarjo mewaspadai peredaran gelap Narkoba di lingkungannya dan meminta untuk ikut mengawasi peredaran minuman keras.

“Saya merasa prihatin dengan banyaknya barang bukti yang dimusnahkan kali ini. Khususnya barang bukti minuman keras yang berhasil diungkap Polresta Sidoarjo dan mengimbau kepada masyarakat untuk ikut mewaspadai penyakit masyarakat tersebut,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER