Petugas Gabungan Bantu Bersihkan Puing-Puing Rumah Akibat Angin Kencang

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kodim dan Polres Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (7/3), menerjunkan personelnya guna membantu membersihkan puing-puing bangunan rumah warga yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang di Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Rabu (6/3) malam.

“Bangunan milik warga yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang ini milik Samsul Arifin (40) kuli bangunan, di Dusun Kretek, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu,” kata Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf M Efendi.

Banguan terdiri dari dapur yang bersebelahan dengan rumah korban yang juga rusak parah.

Menurut Babinsa di desa itu, Serka Masagung, musibah bencana alam berupa angin kencang itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Rabu (6/2) malam.

Kejadian tersebut menyebabkan dapur dan salah satu kamar milik Samsul Arifin roboh dan teras samping rumahnya rusak, serta dapurnya roboh.

“Korban jiwa nihil, dan kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Angka pastinya saat ini masih dihitung oleh aparat desa setempat,” kata Masagung, menjelaskan.

Perbaikan puing-puing reruntuhan bangunan itu dilakukan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas dibantu warga sekitar.

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Pamekasan, Madura, Jawa Timur kali ini merupakan kali kelima dalam dalam kurun waktu Januari hingga 6 Maret 2019 ini.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan menyebutkan, bangunan roboh milik Samsul Arifin (40) di Dusun Kretek, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Pamekasan ini yang ke-53.

Sebelumnya sebanyak 52 bangunan milik warga rusak akibat angin kencang yang melanda wilayah itu.

Ke-52 bangunan rusak itu tersebar di Desa Ceguk, Perumahan Graha Kencana, Kecamatan Tlanakan, Desa Buddih, Desa Sopaah, Desa Jarin dan Desa Pegagan, Kecamatan Pademawu, serta Desa Panaguan, Kecamatan Larangan.

Data rumah rusak di Desa Ceguk sebanyak 10 rumah, di Perumahan Graha Kencana sebanyak 4 rumah, di Dusun Dulang sebanyak 4 rumah, Dusun Barat 2 rumah, dan di Desa Sopaah 3 rumah.

Selanjutnya di Desa Buddih sebanyak 4 rumah, di Desa Jarin sebanyak 7 rumah, Desa Pagagan sebanyak 2 rumah dan di Kecamatan Larangan sebanyak 16 rumah.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER