Hingga Februari, 320 TKI Ilegal Asal Jawa Timur Dideportasi

0
52
Para TKI ilegal yang dipulangkan ke daerah asal masing-masing

SURABAYA – Sebanyak 320 tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur telah dideportasi oleh pemerintah Malaysia. Mereka dipulangkan karena tidak mempunyai dokumen resmi selama mencari nafkah di Negeri Jiran.

“Saya mendapat laporan, hingga awal Februari 2017 sudah 320 orang yang dipulangkan dari Malaysia ke Indonesia,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf kepada wartawan di Surabaya, Minggu (12/2).

Sebagai pembanding, pada 2015 sekitar 8.000 lebih orang TKI ilegal juga dideportasi dari Malaysia. Sedangkan 2016 turun menjadi 6.000 orang lebih.

Menurut dia, angka tersebut tergolong cukup tinggi. Diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa bekerja di luar negeri tanpa dibekali dokumen resmi dipastikan dipulangkan paksa oleh negara yang bersangkutan.

“Kalau dulu mungkin ada kesempatan, tapi sekarang dan ke depan jangan harap bisa bekerja ilegal di sana karena akan lebih ketat,” ucap Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Karena itulah, orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut berharap, para calon tenaga kerja yang akan mencari penghasilan di luar negeri mengurus dokumen lengkap sesuai prosedur berlaku. Selain tidak terancam deportasi, kata dia, bagi TKI yang bekerja di luar negeri akan dibekali pengetahuan maupun pelatihan sehingga menjadi tenaga yang ahli dan terampil nantinya.

Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal era Kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode pertama tersebut meminta sejumlah kejadian dan peristiwa yang terjadi selama ini menjadi bahan evaluasi serta menyadarkan calon TKI ilegal. Seperti dimasukkan penjara hingga kecelakaan akibat kapal tenggelam di laut.

“Lihat bagaimana saudara-saudara kita di sana yang tertangkap petugas karena tak memiliki dokumen. Bahkan mereka yang meninggal karena kecelakaan saat melintasi laut ketika menyeberang. Kami tak ingin terjadi lagi dan Pemerintah berjanji akan memperhatikannya,” katanya seperti dikabarkan antara.co.id.

Terhadap pihak-pihak yang memproses pemberangkatan TKI tanpa dokumen ini, Gus Ipul meminta tak mengulanginya karena melawan aturan dan aparat pasti bertindak tegas.

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

rumah sakit

Bayi Yang Ditahan Rumah Sakit Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG - Bayi laki-laki dari pasangan Ny Heni Sudiar dan Manaf yang sempat ditahan Rumah Sakit Intan Barokah, karena tidak mampu membayar tagihan biaya...

Zulkifli: Umat Islam Potensi Kekuatan Ekonomi Politik

MAGELANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan penduduk Indonesia mayoritas Islam merupakan potensi yang sangat besar untuk dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik...

Polisi Amankan Pemuda Mengamuk di Liponsos Surabaya

SURABAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukolilo Surabaya mengamankan seorang pemuda berusia 28 tahun yang mengamuk di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sukolilo Surabaya. Kepala Unit Reserse...

Polisi Selidiki Senpi Yang Dititipkan ke Rumah Warga

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menyelidiki temuan senjata api (senpi) genggam semiotomatis jenis FN kaliber 9 milimeter yang ditipkan oleh orang tak...

Empat Tersangka Kasus Perkelahian ala ‘Gladiator’ Terancam 15 Tahun Penjara

BOGOR - Empat orang tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah ditangkap, keempatnya terancam hukuman 15...

Polrestabes Surabaya Ringkus Penjarah Mobil Anak Risma

SURABAYA - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya meringkus komplotan pelaku penjarahan mobil yang menimpa korban Fuad Benardi, anak kandung Wali Kota Surabaya Tri...