352.782 Kendaraan Melintasi Tol Ngawi-Kertosono Selama Arus Balik Lebaran


MADIUN, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 352.782 kendaraan tercatat melintas di jalan Tol Ngawi-Kertosono selama arus balik Lebaran tahun 2019, yakni pada H+1 tanggal 7 Juni hingga H+6 tanggal 12 Juni 2019.

“Data yang tercatat sejak H+1 tanggal 7 Juni hingga H+6 lebaran tanggal 12 Juni 2019, jumlah kendaraan arus balik yang melintas di Tol Ngawi-Kertosono telah mencapai 352.782 unit. Sedangkan jumlah untuk H+7 (Kamis, 13/6) sedang dikompilasi,” ujar Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Iwan Moedyarno, Kamis (13/6) malam.

Menurutnya, jumlah 352.782 kendaraan tersebut merupakan angka total untuk lalu lintas gerbang di jalan Tol Ngawi-Kertosono dan lalu lintas yang menerus.

Dari jumlah 352.782 kendaraan tersebut, untuk lalu lintas gerbang mencapai 87.791 unit kendaraan dan lalu lintas menerus mencapai 264.991 unit kendaraan.

Dari data tersebut diketahui, jumlah terbanyak atau puncak arus balik terjadi pada H+2, Sabtu tanggal 8 Juni 2019 dengan jumlah kendaraan yang melintas mencapai 82.533 unit.

“Rincian saat puncak, lalu lintas gerbang mencapai 19.353 kendaraan dan lalu lintas menerus mencapai 63.180 kendaraan,” kata Iwan.

Sedangkan data total kendaraan selama arus mudik tercatat sebanyak 266.635 unit. Terdiri dari lalu lintas gerbang di jalan Tol Ngawi-Kertosono mencapai 95.564 kendaraan dan lalu lintas menerus mencapai 171.071 unit kendaraan.

Selain itu juga terdapat total kendaraan lalu lintas wisata sebanyak 130.842 unit yang berlangsung pada hari lebaran pertama (H1) dan kedua (H2), di mana lalu lintas wisata untuk gerbang mencapai 49.384 kendaraan dan lalu lintas menerus mencapai 81.458 unit kendaraan.

Iwan menambahkan secara umum pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran di jalan Tol Ngawi-Kertosono berjalan lancar. Bahkan cenderung lebih baik dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. Hal itu dilihat dari minimnya angka kecelakaan lalu lintas dan penumpukan kendaraan di gerbang tol serta akses ke jalur arteri.

Pihaknya mencatat terdapat dua kejadian kecelakaan di Tol Ngawi-Kertosono selama masa angkutan Lebaran 2019 berlangsung  tanpa korban jiwa. Angka itu turun dari momen mudik dan balik Lebaran tahun lalu yang mencapai sembilan kasus kecelakaan.

Sementara, kondisi arus lalu lintas Tol Ngawi-Kertosono pada H+7 Kamis (13/6) hingga malam hari terpantau dalam keadaan lancar. Terlebih di Gerbang Tol Madiun, Caruban, dan Nganjuk.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close