Warga Temanggung Temukan Mayat Bayi di Kebun

TEMANGGUNG, SERUJI.CO.ID – Sesosok mayat bayi ditemukan warga di sebuah kebun di Dusun Prapelan 2, Desa Kemloko, Tembarak, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (28/4).

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Ny. Sri Naryati di kebun belakang rumahnya ketika dia membuang sampah.

“Waktu itu saya melihat barang terbungkus kain selendang dan banyak lalat di sekitarnya. Karena curiga, saya buka bungkusan tersebut ternyata ada bayi di dalamnya,” kata Sri Naryati.

Ia pun menutup kembali bungkusan tersebut dan melapor kepada perangkat desa yang diteruskan ke Polsek Tembarak.

Bidan Desa Kemloko Eko Setyowati yang ikut memeriksa kondisi bayi bersama polisi mengatakan bahwa bayi terebut berjenis kelamin perempuan dengan panjang 57 sentimeter.

Di dalam bungkusan kain selendang tersebut, kata dia, masih lengkap dengan plasenta dan tali pusar yang terlilit di leher.

“Ada luka gesek di bagian bibir dan hidung bayi tersebut,” katanya.

Ia memperkirakan bayi itu lahir 2 atau 3 hari lalu. Bayi tersebut memang sudah waktunya lahir.

Setelah dibungkus kain mori, mayat bayi tersebut dimasukkan dalam kardus dan dievakuasi ke RSUD Temanggung.

Kanit Reskrim Polsek Tembarak Aiptu R. Agus Bisowarno mengatakan bahwa penemuan bayi tersebut dilaporkan ke Polsek Tembarak sekitar pukul 07.30 WIB, kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan tempat kejadian perkara.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, mayat bayi dievakuasi ke RSUD Temanggung guna mengetahui penyebab kematian bayi tersebut.

“Penanganan lebih lanjut masih dalam penyelidikan guna mengungkap kasus pembuangan bayi tersebut,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER