Polresta Yogyakarta Siapkan Tujuh Posko Pengamanan dan Pelayanan Selama Lebaran

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Kota Yogyakarta menyiapkan tujuh posko pengamanan dan posko pelayanan selama masa libur Lebaran sebagai perpanjangan tangan Polres dan Polsek untuk memastikan keamanan dan ketertiban di masyarakat tetap terjaga.

“Salah satu tugas personel di tiap posko adalah memastikan lalu lintas tetap lancar. Kami sudah siapkan strategi untuk melakukan rekayasa lalu lintas saat macet sehingga arus terurai. Ada jurus yang sudah kami siapkan,” kata Kapolres Kota Yogyakarta, Kombes (Pol) Armaini di sela apel gelar pasukan Operasi Ketupat Progo di Yogyakarta, Selasa (28/5).

Tujuh posko pengamanan dan posko pelayanan tersebut di antaranya berada di Teteg Malioboro yang sekaligus difungsikan membantu pengamanan di Stasiun Tugu Yogyakarta, posko di Titik Nol Kilometer, posko di simpang Jalan Gejayan, posko di Kotabaru yang sekaligus mendukung pengamanan Stasiun Lempuyangan, posko di GL Zoo, serta posko di Terminal Giwangan Yogyakarta.

Armaini melanjutkan, melalui posko pengamanan dan pelayanan tersebut kepolisian ingin mendekatkan diri ke masyarakat sehingga masyarakat merasa semakin aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas mereka selama libur Lebaran.

“Kami pun bekerja sama dengan TNI dan berbagai potensi masyarakat termasuk dari Dinas Kesehatan untuk mendukung pelayanan di posko,” katanya yang juga akan menyiagakan sebanyak 27 titik pantau di simpang-simpang jalan di jam rawan macet.

Salah satu titik kemacetan yang harus diwaspadai saat libur Lebaran adalah di Jalan Malioboro. “Jika tidak terpaksa, maka kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak melakukan penutupan di Jalan Malioboro. Jika terjadi penutupan, maka tidak akan berlangsung lama. Tujuannya hanya untuk memperlancar arus saja,” katanya.

Armaini mengatakan, kemacetan di Jalan Malioboro disebabkan banyaknya masyarakat atau wisatawan yang ingin menyempatkan diri melintas di jalan tersebut. “Semua orang ingin melintas di Malioboro. Harapannya, tidak ada gangguan apapun di ruas jalan tersebut selama libur Lebaran. Misalnya ada aksi unjuk rasa,” katanya.

Armaini mengatakan, sedangkan untuk kondisi keamanan dan ketertiban selama Ramadhan Yogyakarta cukup kondusif meski ada dinamika gangguan keamanan yang lebih banyak dilakukan oleh pemuda. “Misalnya ada tawuran. Kami bahkan sudah menangkap sekitar 20 pelaku tawuran pada Minggu (Ahad, 26/5) dini hari. Ada yang membawa senjata tajam dan ada korban luka,” katanya yang juga menangkap pelaku perampokan dengan senjata api.

Petugas kepolisian akan terus melakukan patroli hingga dini hari untuk menjamin keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, masyarakat bisa ikut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. “Jika akan bepergian untuk mudik atau kedatangan tamu selama Lebaran, maka akan lebih baik jika segera melapor ke RT dan RW. Ini demi keamanan dan kenyamanan bersama,” katanya.

Selain stabilitas keamanan dan ketertiban, Haryadi juga mengingatkan agar pedagang, pelaku wisata dan penyedia jasa lain tidak memakai aji mumpung selama libur lebaran dengan menaikkan harga tanpa disertai alasan yang tepat.

“Jangan menaikkan harga sembako atau harga makanan, harga kamar hotel sampai ke harga parkir. Beri pelayanan terbaik ke wisatawan yang datang,” katanya.

Sedangkan untuk kepadatan lalu lintas, Haryadi memperkirakan terjadi kenaikan volume kendaraan sebesar 20-30 persen dibanding hari biasa. Kepadatan diperkirakan mulai terjadi pada 30 Mei karena Yogyakarta bukan hanya menjadi kota tujuan tetapi juga perlintasan mudik.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER