Masuki Musim Kemarau, Bulog DIY Masih Serap Gabah Petani

0
16
  • 4
    Shares
Petani panen padi
Petani panen padi (ilustrasi)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta masih menyerap gabah dari petani meski daerah ini telah memasuki musim kemarau.

“Meski kemarau penyerapan masih bisa kita lakukan di sejumlah wilayah DIY,” kata Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) DIY Ahmad Kholisun di Yogyakarta, Sabtu (30/6).

Menurut Kholisun, penyerapan masih bisa dilakukan karena selain masih ada stok gabah yang disimpan petani. Sejumlah sawah di DIY juga masih ada yang panen kendati tidak merata.

Loading...

Data Dinas Pertanian DIY menyebutkan sejumlah wilayah persawahan yang masih panen yakni di Kulon Progo, Sleman, dan Bantul.

“Meskipun agak kecil sampai sekarang masih ada yang panen,” kata dia.

Ia mengatakan untuk mengoptimalkan penyerapan gabah tahun ini Bulog Divre DIY bekerja sama dengan Dinas Pertanian (Distan) DIY, dan TNI menggelar program serap gabah (sergab).

Melalui program itu, menurut dia, Bulog DIY secara intensif mendorong usaha penggilingan, gabungan kelompok tani, serta pengusaha beras lainnya untuk menjual berasnya ke Bulog sesuai ketentuan pemerintah.

Ia mengakui minat petani untuk menjual beras ke Bulog DIY masih tinggi. Untuk menarik minat petani, Bulog masih menerapkan pembelian dengan harga fleksibilitas dengan maksimum 10 persen dari harga pembelian pemerintah (HPP).

“Karena itu kami yakin penyerapan ini bisa dilakukan sepanjang tahun,” kata dia.

Kholisun optimistis Bulog Divre DIY mampu mencapai target penyerapan beras tahun ini. Sejak awal musim panen mulai Januari hingga April 2018, Bulog DIY mampu menyerap 8.960 ton beras petani dari target 50.000 ton pada tahun ini.  (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU