Masuki Musim Kemarau, Bulog DIY Masih Serap Gabah Petani

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta masih menyerap gabah dari petani meski daerah ini telah memasuki musim kemarau.

“Meski kemarau penyerapan masih bisa kita lakukan di sejumlah wilayah DIY,” kata Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) DIY Ahmad Kholisun di Yogyakarta, Sabtu (30/6).

Menurut Kholisun, penyerapan masih bisa dilakukan karena selain masih ada stok gabah yang disimpan petani. Sejumlah sawah di DIY juga masih ada yang panen kendati tidak merata.

Data Dinas Pertanian DIY menyebutkan sejumlah wilayah persawahan yang masih panen yakni di Kulon Progo, Sleman, dan Bantul.

“Meskipun agak kecil sampai sekarang masih ada yang panen,” kata dia.

Ia mengatakan untuk mengoptimalkan penyerapan gabah tahun ini Bulog Divre DIY bekerja sama dengan Dinas Pertanian (Distan) DIY, dan TNI menggelar program serap gabah (sergab).

Melalui program itu, menurut dia, Bulog DIY secara intensif mendorong usaha penggilingan, gabungan kelompok tani, serta pengusaha beras lainnya untuk menjual berasnya ke Bulog sesuai ketentuan pemerintah.

Ia mengakui minat petani untuk menjual beras ke Bulog DIY masih tinggi. Untuk menarik minat petani, Bulog masih menerapkan pembelian dengan harga fleksibilitas dengan maksimum 10 persen dari harga pembelian pemerintah (HPP).

“Karena itu kami yakin penyerapan ini bisa dilakukan sepanjang tahun,” kata dia.

Kholisun optimistis Bulog Divre DIY mampu mencapai target penyerapan beras tahun ini. Sejak awal musim panen mulai Januari hingga April 2018, Bulog DIY mampu menyerap 8.960 ton beras petani dari target 50.000 ton pada tahun ini.  (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER