Tidak Diduga, Prabowo Unggul Telak di Basis PPP Yang Mengusung Jokowi

TASIKMALAYA, SERUJI.CO.ID – Berbagai kejutan terjadi dalam perhelatan Pemilu 2019. Kali ini datang dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dua Pemerintahan tingkat II yang merupakan basis dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

PPP sebagaimana diketahui, merupakan salah satu partai politik dari koalisi pendukung pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Diketahui juga, mantan Ketua Umum PPP yang kini jadi tahanan KPK, Romahurmuziy cukup dekat dengan petahana Jokowi.

Selain basis PPP, Kabupaten Tasikmalaya juga merupakan daerah yang sebelumnya dipimpin kader PPP, Uu Ruzhanul Ulum yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.

Walau demikian, berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya dan KPU Kabupaten Tasikmalaya, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga justru unggul telak di kedua daerah tersebut.

Hasil rapat Pleno KPU Kota Kota Tasikmalaya yang berakhir Senin (6/5), menetapkan Prabowo-Sandiaga unggul telak dengan dukungan masyarakat sebanyak 314.258 suara (73,76%). Sementara Jokowi-KH Ma’ruf yang diusung PPP hanya meraih 111.805 suara (26,24%).

Total surat suara yang digunakan dalam Pilpres 2019 di Kota Tasikmalaya berjumlah 435.512 suara, dengan sebanyak 9.449 suara tidak sah.

Tak jauh berbeda, di Kabupaten Tasikmalaya, Prabowo-Sandiaga juga menang dengan telak dari Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Pasangan yang diusung koalisi parpol yang dipimpin Garindra ini berhasil meraup dukungan sebanyak 729.024 suara (70,70%), jauh meninggalkan Jokowi-KH Ma’ruf yang hanya mendapatkan 302.132 suara (29,30%).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ