Banjir Serang Tujuh Kecamatan di Cirebon

0
52
Beberapa kecamaatan di Cirebon terkena banjir.

CIREBON – Sebanyak tujuh kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terkena bencana alam banjir yang diakibatkan curah hujan tinggi . “Dari data ada tujuh Kecamatan terdampak banjir pada Rabu (15/2) petang sekitar pukul 18.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (16/2). ¬†Selain banjir ada bencana tanah longsor dibeberapa desa, hal ini dikarenakan intensitas hujan yang tinggi.

Ketujuh kecamatan yang terdampak banjir yaitu, Kecamatan Lemahabang, Asjap, Gebang, Greged, Pangenan, Pabedilan dan Kecamatan Susukanlebak. “Ketinggian air dari 50 centimeter sampai dengan 100 centimeter,” tuturnya.

Sementara itu Wakapolres Cirebon, Kompol Bonifaicus mengatakan, saat ini ketinggian air di wilayah Asjap sudah mulai surut, yaitu 20 sampai 30 centimeter. “Pada pagi hari ini Kamis (16/2) ketinggian dikisaran 20 sampai 30 centimeter,” katanya.

Boni menuturkan, pihaknya mengirim anggota Dalmas berikut perahu karet, untuk membantu Polsek sekitar yang sedang melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. ¬†“Kita kirim anggota Dalmas berikut perahu karet untuk membantu anggota Polsek terdekat,” tuturnya.

Hujan yang mengguyur di wilayah Cirebon, mengakibatkan sungai meluap dan di beberapa wilayah yang berada di Cirebon timur mengalami kebanjiran.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...