Wagub Sultra: Pelajar Harus Berlomba Menjadi Generasi Smart

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Di era milenial sekarang, kalangan pelajar harus menyadari jika mereka dituntut menjadi generasi smart. Revolusi pendidikan yang sudah sedemikian maju seperti saat ini, juga menuntut pemerintah harus menyiapkan berbagai sarana yang dibutuhkan pelajar agar mereka bisa bersaing jadi pelajar yang smart.

“Di era sekarang generasi yang smart akan lekas maju dan sejahtera. Generasi yang bodoh akan terlindas zaman. Pemerintah Daerah Sultra ingin melihat generasinya nanti berasal dari pelajar-pelajar yang smart, cerdas dan kreatif. Karena itu saya berharap para pelajar di Sultra harus berlomba menjadi pelajar smart, karena kedepan negeri ini akan dipercayakan kepada anak anak yang cerdas,” ujar Wakil Gubernur Sultra, H Lukman Abunawas kepada para pelajar SMA peserta Ujian Nasional Berbasiskan Komputer (UNBK) di Kendari, Senin (8/4) kemarin.

Wagub Sultra: UNBK Adalah Jenjang Untuk Menjadi Generasi Smart

Ujian nasional berbasis komputer

Menurut Lukman, UNBK adalah jenjang yang harus dijalani pelajar untuk menjadi generasi smart.

Generasi cerdas, smart itu, tutur Lukman harus bisa menguasai digital, karena di era sekarang yang sudah serba digital menuntut SDM yang kualitasnya terukur.

“Insya Allah Pemerintah daerah akan berusaha menyediakan sarana yang diperlukan agar pelajar smart bisa dilahirkankan dalam jumlah yang memadai kebutuhan pasar kerja,” ujar Wagub lebih lanjut.

90 Persen Siswa di Sultra Sudah Kuasai Komputer Untuk Ikut UNBK

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (foto:istimewa)

Menurut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio pelaksanaan UNBK di daerah ini sudah dilangsungkan sejak 2 hari lalu, dipusatkan di SMA 6 Kendari dan diikuti 1920 siswa dari sejumlah SMA yang ada di Kendari.

Dari hasil pantauan petugas pengawas, Asrun Lio mengatakan, 90 persen siswa sudah menguasai teknik penggunaan komputer.

“Para peserta ujian berbasiskan komputer itu sebelumbya juga sudah mengikuti ujian berbasiskan kertas dan pensil, dan hasilnya menggemburakan,” ujarnya.

Pemprov Sultra Siapkan Beasiswa Untuk Pelajar Berprestasi

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi dan Wagub Lukman Abu Nawas. (foto:AH/SERUJI)

 

Kepada para pelajar, Wagub Sultra juga menegaskan, bahwa pasar kerja di Indonesia nanti tidak selalu mengunggulkan lulusan perguruan tinggi, karena lulusan SMA juga sudah diperhitungkan.

“Dengan catatan memiliki kemampuan lebih, sedikitnya menguasai komputer, kreatif dan punya semangat kerja yang baik. Tapi, kalau bisa melanjutkan.pendidikan ke jenjang yang lebih tentu akan lebih bagus,” tukas Wagub.

Oleh karena itu, kata Lukman, Pemerintah Daerah akan terus memberi kesempatan dan mendorong kepada para pelajar untuk maju.

“Pemerintah daerah juga akan terus memberikan beasiswa kepada pelajar yang.pantas mendapatkan beasiswa ke lembaga pendidikan tinggi,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.