Pemkot Palangka Raya Diminta Tambah Jumlah Gerai E-Warung

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID– Sekretaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Mukarramah meminta Dinas Sosial kota setempat menambah jumlah gerai warung elektronik (e-warung) guna mensukseskan program bantuan pangan nontunai (BPNT).

“Harus ada penambahan jumlah e-warong, minimal di setiap kecamatan dan kalau bisa di setiap kelurahan harus ada keterwakilannya untuk mempermudah penerima manfaat mengakses program tersebut,” kata Mukarramah di Palangka Raya, Senin (12/2).

Penambahan gerai e-warung tersebut guna mensukseskan program bantuan nontunai pengganti Rastra yang rencananya Dinas Sosial Kota Palangka Raya akan mulai memberlakukan program bantuan non tunai pada pertengahan tahun ini.

Penerima beras sejahtera (Rastra) di Kota Palangka Raya, pada periode 2018 ialah sebanyak 5.313 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Merekalah inilah yang nantinya akan masuk dalam program bantuan non tunai pengganti Rastra dan sebanyak 5.313 Keluarga Penerima Manfaat tersebut tersebar di lima kecamatan di Palangka Raya.

Saat ini diantara e-warung yang telah ada di Palangka Raya ialah di Jalan Tjilik Riwut Km 34 tepatnya di Kelurahan Tangkiling, kemudian di Jalan G. Obos VIII gang sejati 1 di Kelurahan Menteng dengan nama E-Warong Pahari.

Berikutnya e-warung Jekan Raya Itah di Jalan Mendawai Pasar Kahayan, Kelurahan Palangka Raya, e-warung Sebangau Jaya di Jalan Mendawai, Pasar Kahayan, Kelurahan Palangka.

Lalu, e-warung Harapan Jawa di Jalan Pantai Cemara Labat, Kelurahan Pahandut seberang dan terakhir berada di Jalan Uria Jaya No. 26 Kelurahan Langkai.

Selanjutnya, Mukarramah yang juga politisi Nasdem ini mengatakan, jika program bantuan pangan nontunai diberlakukan sementara gerai e-warong masih terbatas maka justru akan memberatkan penerima program terutama yang berada di daerah pinggiran.

Dia berharap Dinas Sosial gencar mensosialisasikan perubahan program tersebut karena masih banyak warga yang belum mengetahui perubahan program dan cara memanfaatkan program non tunai tersebut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.